PM Jepang Shinzo Abe Mundur, Seberapa Besar Dampaknya Bagi Indonesia?

Kompas.com - 29/08/2020, 10:00 WIB
Presiden Joko Widodo (kiri)  disambut PM Jepang Shinzo Abe pada  KTT G20 di Osaka Jepang, Jumat (28/06/2019). Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana mengikuti serangkaian acara KTT G20 dan pertemuan bilateral dengan sejumlah pemimpin negara sahabat pada 28-29 Juni di Osaka. ANTARA FOTO/REUTERS/KIM KYUNG-HOPresiden Joko Widodo (kiri) disambut PM Jepang Shinzo Abe pada KTT G20 di Osaka Jepang, Jumat (28/06/2019). Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana mengikuti serangkaian acara KTT G20 dan pertemuan bilateral dengan sejumlah pemimpin negara sahabat pada 28-29 Juni di Osaka.

KOMPAS.com - Perdana Menteri Shinzo Abe mengundurkan diri pada Jumat (28/8/2020) dengan lasan kesehatan. 

Pengunduran dirinya disampaikan melalui konferensi pers yang disiarkan Reuters dari kantor perdana menteri di daerah Chiyoda, Tokyo, Jepang.

Mundurnya Abe secara mendadak itu memicu kebingungan tentang pemerintahan Jepang ke depannya.

Hal itu dinilai bisa berdampak pada negara-negara di kawasan sekitarnya termasuk Indonesia. Dampak ekonomi apa yang bisa terjadi di Indonesia?

Ekonom senior Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Nawir Messi menjelaskan, pada pengumuman pengunduran diri Shinzo Abe, pasar saham terkoreksi 1,5 persen dan Yen melemah.

"Itu mencerminkan kekhawatiran pasar tentang spekulasi penggantinya," katanya pada Kompas.com, Sabtu (29/8/2020).

Baca juga: PM Jepang Shinzo Abe Mundur karena Idap Penyakit Kolitis Ulserativa, Apa Itu?

Sementara Bhima Yudhistira Adhinegara peneliti INDEF menyebutkan, pengunduran diri PM Abe membuat kekhawatiran terhadap upaya pemulihan ekonomi jepang terhambat oleh transisi ke PM yang baru.

Akibatnya justru Yen yang dianggap sebagai mata uang aman diburu oleh pelaku pasar dengan kenaikan 0.78 persen terhadap dolar AS.

Sementara indeks Nikkei turun 1.41 persen per hari ini. Efeknya pun ke rupiah ikut terseret kepanikan di pasar keuangan. Rupiah terus melemah terhadap dolar hingga berada diatas 14.800.

Kandidat pengganti

Nawir mengatakan, publik juga menanti-nanti siapa yang akan menggantikan Abe dari sejumlah kandidat kuat penggantinya.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X