Viral, Unggahan Polsek di Pasuruan Sediakan Wifi Gratis untuk Belajar Daring Siswa

Kompas.com - 14/08/2020, 11:24 WIB
Sebuah unggahan yang menggambarkan Polsek Kejayan di Pasuruan memberikan fasilitas wifi gratis untuk belajar daring anak sekolah, viral di media sosial. FACEBOOKSebuah unggahan yang menggambarkan Polsek Kejayan di Pasuruan memberikan fasilitas wifi gratis untuk belajar daring anak sekolah, viral di media sosial.

Sugeng mengatakan, para siswa dari SD hingga SMA dipersilakan untuk menggunakan wifi tersebut secara gratis tetapi harus mematuhi protokol kesehatan.

Mereka yang menggunakan layanan ini harus memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

"Yang datang jumlahnya cukup banyak dari SD sampai SMA. Tetapi ada anggota untuk mengawasi kegiatan belajar para siswa agar tetap mematuhi protokol kesehatan," ucap Sugeng.

Baca juga: Patungan Rp 5.000 Tiap Rumah, Jadilah Pos Wifi Gratis untuk Siswa di Pondok Kopi

Saran epidemiolog

Juru Bicara Satgas Covid-19 Rumah Sakit UNS Tonang Dwi Ardyanto mengatakan, inisiatif pengadaan wifi gratis tersebut patut diapresiasi.

Namun, dalam proses penggunaan jaringan internet oleh para siswa tersebut, ia menyarankan agar benar-benar memperhatikan protokol kesehatan.

"Ini bagus aksi sosial untuk membantu bagi yang harus belajar daring. Tetapi, harus dijaga protokol kesehatannya, seperti soal ruang tanpa ventilasi, kontak dekat (jaga jarak) dan kerumunan, maka langkah ini positif," kata Tonang, saat dihubungi, Jumat pagi.

Ia menekankan, penting memastikan para siswa disiplin memakai masker.

Pakar epidemologi Universitas Airlangga Surabaya, Dr Windhu Purnomo juga mengapresiasi langkah tersebut.

Menurut dia, adanya internet gratis sebagai sarana bagi anak-anak yang selama ini mengalami kesulitan belajar dengan sistem pembelajaran jarak jauh selama pandemi.

Namun, Windhu menyarankan agar wifi tersebut terbagi atas beberapa hotspot agar menghindari kerumunan dalam mengakses jaringan internet tersebut.

"Secara teknis untuk menghindari kerumunan dalam mengakses wifi, diletakkan banyak hotspot yang bandwidthnya lebar dengan sinyal yang kuat sehingga bisa diakses dalam jarak jauh," kata Windhu.

Pemanfaatan wifi seperti ini, kata Windhu, lebih baik daripada membuka sekolah di zona kuning yang memiliki risiko penularan cukup tinggi.

Baca juga: Eko Patrio Berbagi Wifi Gratis untuk Belajar Online

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X