[POPULER TREN] 10 Negara yang Jatuh ke Jurang Resesi | Soal Pengumuman SBMPTN 2020

Kompas.com - 14/08/2020, 05:45 WIB
Berita populer di laman Tren sepanjang Kamis (13/8/2020) hingga Jumat (14/8/2020) pagi. Kompas.comBerita populer di laman Tren sepanjang Kamis (13/8/2020) hingga Jumat (14/8/2020) pagi.

KOMPAS.com - Sejumlah pemberitaan menghiasi laman Tren sepanjang Kamis (13/8/2020).

Informasi seputar negara-negara yang jatuh ke jurang resesi akibat pandemi virus corona mendominasi perhatian pembaca.

Selain itu ada pula informasi terkait proses uji klinis tahap 3 calon vaksin Covid-19 di Bandung hingga banyaknya orang yang meninggal karena salah informasi terkait virus corona.

Selanjutnya terkait dengan sosok Jerinx yang tersandung kasus " IDI Kacung WHO" dan hal-hal yang diperhatikan soal pengumuman SBMPTN 2020 yang juga menjadi perhatian pembaca.

Berikut berita populer Tren sepanjang Kamis (13/8/2020) hingga Jumat (14/8/2020):

1. 10 negara yang jatuh ke jurang resesi

10 negara yang jatuh ke jurang resesiKOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo 10 negara yang jatuh ke jurang resesi

Pandemi virus corona berdampak luas pada sejumlah sektor, terutama terkait dengan pertumbuhan ekonomi.

Bahkan, beberapa negara sudah jatuh ke jurang resesi karena setidaknya dua kuartal berturut-turut pertumbuhan ekonominya mnus. Terbaru adalah Inggris.

Inggris mengalami resesi terparah sepanjang sejarah perekonomiannya.

Mengutip Guardian (12/8/2020), Badan Statistik Nasional Inggris (OSN) melaporkan produk domestik bruto (PDB) pada kuartal II tahun 2020 minus 20,4 persen.

Selain Inggris negara mana saja yang jatuh ke jurang resesi?

Informasi selengkapnya terkait negara-negara yang jatuh ke jurang resesi dapat disimak di berita berikut:

Inggris Tumbang, Kini 10 Negara Jatuh ke Jurang Resesi

2. Perkembangan uji klinis tahap 3 calon vaksin Covid-19 di Bandung

Ilustrasi vaksinasi yang diperoleh sebelumnya, menurut penelitian dapat melatih sistem kekebalan tubuh, sehingga di saat pandemi virus corona memberikan risiko infeksi Covid-19 yang lebih rendah.SHUTTERSTOCK/Africa Studio Ilustrasi vaksinasi yang diperoleh sebelumnya, menurut penelitian dapat melatih sistem kekebalan tubuh, sehingga di saat pandemi virus corona memberikan risiko infeksi Covid-19 yang lebih rendah.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X