Studi: Obat Tekanan Darah Diklaim Bantu Lindungi Tubuh dari Covid-19

Kompas.com - 06/06/2020, 10:50 WIB
Alissa Eckert dan Dan Higgins, ilustrator dari Centers for Disease Control and Prevention, diminta untuk membuat ilustrasi virus corona yang mampu menarik perhatian publik. the new york timesAlissa Eckert dan Dan Higgins, ilustrator dari Centers for Disease Control and Prevention, diminta untuk membuat ilustrasi virus corona yang mampu menarik perhatian publik.

KOMPAS.com - Virus corona jenis baru atau SARS-CoV-2 diketahui akan lebih rentan menginfeksi seseorang yang memiliki penyakit mendasar, seperti jantung, diabetes, tekanan darah tinggi, dan lainnya.

Umumnya, penyakit mendasar ini dialami oleh masyarakat lanjut usia (lansia). 

Dilansir dari Reuters, Jumat (5/6/2020), sebuah studi baru menemukan bahwa mereka mengklaim obat tekanan darah tinggi dapat membantu melindungi tubuh dari Covid-19.

Dalam laporan di European Heart Journal, pasien dengan tekanan darah tinggi memiliki risiko kematian dua kali lebih tinggi dan membutuhkan ventilator untuk membantu pernapasan dibandingkan dengan mereka yang tidak hipertensi.

Baca juga: Bercinta Bagi Penderita Hipertensi, Bagaimana Baiknya?

Namun, mereka yang menggunakan segala jenis obat untuk mengendalikan tekanan darah memiliki risiko kematian yang lebih rendah secara signifikan dari Covid-19 ketimbang mereka yang tidak dirawat karena hipertensi.

Klaim tersebut berdasarkan penelitian terhadap 2.900 pasien yang dirawat pada Februari dan Maret di RS Huo Shen Shan di Wuhan, China.

Dengan mengumpulkan data dari studi sebelumnya, tim peneliti juga menemukan obat tekanan darah dari kelas yang dikenal sebagai ACE inhibitor dan ARB khususnya mungkin terkait dengan risiko kematian yang lebih rendah dari Covid-19.

Baca juga: Doni Monardo: Penderita Diabetes dan Hipertensi Hati-hati terhadap Covid-19

Beberapa makalah telah menyarankan mungkin obat tersebut dapat meningkatkan kerentanan Covid-19.

"Kami cukup terkejut bahwa hasil ini tidak mendukung hipotesis awal kami, sebab hasilnya berada di arah yang berlawanan, dengan tren yang mendukung ACE inhibitor dan ARB," ujar rekan penilis penulis Fei Li dari Rumah Sakit Xijing di Xi'an, China.

Sejauh ini, bukti berasal dari studi observasional daripada uji coba secara acak.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berikut 10 KA Jarak Jauh yang Beroperasi Mulai 10 Juli 2020 dari Jakarta

Berikut 10 KA Jarak Jauh yang Beroperasi Mulai 10 Juli 2020 dari Jakarta

Tren
Apakah Vaksin Virus Corona Aman dan Efektif? AS Akan Melihatnya Akhir Tahun Ini

Apakah Vaksin Virus Corona Aman dan Efektif? AS Akan Melihatnya Akhir Tahun Ini

Tren
Mengenal Food Estate, Program Pemerintah yang Disebut Dapat Meningkatkan Ketahanan Pangan...

Mengenal Food Estate, Program Pemerintah yang Disebut Dapat Meningkatkan Ketahanan Pangan...

Tren
Dua Kemungkinan soal Penggembungan pada Tubuh Gunung Merapi...

Dua Kemungkinan soal Penggembungan pada Tubuh Gunung Merapi...

Tren
Viral, Video Cara Mematikan Kutu dengan Raket Listrik ke Tubuh Kucing, Ini Penjelasan Dokter...

Viral, Video Cara Mematikan Kutu dengan Raket Listrik ke Tubuh Kucing, Ini Penjelasan Dokter...

Tren
Maria Pauline Lumowa Diekstradisi Setelah 17 Tahun Buron, Bagaimana dengan Djoko Tjandra?

Maria Pauline Lumowa Diekstradisi Setelah 17 Tahun Buron, Bagaimana dengan Djoko Tjandra?

Tren
Analisis Pakar Penerbangan soal MV-22 Osprey Block C, Benarkah Sering Jatuh?

Analisis Pakar Penerbangan soal MV-22 Osprey Block C, Benarkah Sering Jatuh?

Tren
Gunung Merapi Disebut Alami Penggembungan, Berikut Analisis BPPTKG

Gunung Merapi Disebut Alami Penggembungan, Berikut Analisis BPPTKG

Tren
Selain Maria Pauline Lumowa, Siapa Saja yang Pernah Dijerat Kasus Pembobolan BNI?

Selain Maria Pauline Lumowa, Siapa Saja yang Pernah Dijerat Kasus Pembobolan BNI?

Tren
[HOAKS] 1.000 Santri di Kudus Tak Sadarkan Diri Setelah Rapid Test

[HOAKS] 1.000 Santri di Kudus Tak Sadarkan Diri Setelah Rapid Test

Tren
Virus Corona Bisa Menyebar Lewat Udara, Lakukan 6 Hal Ini untuk Lindungi Diri

Virus Corona Bisa Menyebar Lewat Udara, Lakukan 6 Hal Ini untuk Lindungi Diri

Tren
Melihat Kembali Kasus Pembobolan BNI yang Jerat Maria Pauline Lumowa...

Melihat Kembali Kasus Pembobolan BNI yang Jerat Maria Pauline Lumowa...

Tren
Kedaulatan Alam Maya Nusantara

Kedaulatan Alam Maya Nusantara

Tren
INFOGRAFIK: 8 Cara Mengatasi Sariawan secara Alami

INFOGRAFIK: 8 Cara Mengatasi Sariawan secara Alami

Tren
Pendaki Gunung Guntur Hilang secara Misterius Dimungkinkan karena Paradoxical Undressing, Apa Itu?

Pendaki Gunung Guntur Hilang secara Misterius Dimungkinkan karena Paradoxical Undressing, Apa Itu?

Tren
komentar
Close Ads X