Cegah Penyebaran Virus Corona, Iran Tiadakan Shalat Jumat di 23 Kota

Kompas.com - 28/02/2020, 13:30 WIB
Wakil Presiden Iran Masoumeh Ebtekar ketika berpidato dalam sidang pembukaan Konferensi Perubahan Iklim Dunia di Le Bourget, Perancis, pada 30 November 2015. Dia positif terinfeksi virus corona, tiga hari setelah menterinya, Iraj Harirchi, tertular virus yang sama. REUTERS/Stephane MaheWakil Presiden Iran Masoumeh Ebtekar ketika berpidato dalam sidang pembukaan Konferensi Perubahan Iklim Dunia di Le Bourget, Perancis, pada 30 November 2015. Dia positif terinfeksi virus corona, tiga hari setelah menterinya, Iraj Harirchi, tertular virus yang sama.

KOMPAS.com - Jumlah kasus virus corona Covid-19 masih terus bertambah di berbagai belahan dunia. Iran menjadi salah satu negara di luar daratan China yang mengalami peningkatan jumlah kasus secara signifikan.

Melansir Reuters, hingga Kamis (27/2/2020), jumlah kematian yang disebabkan akibat virus ini di Iran telah meningkat menjadi 26 kematian.

Jumlah ini menjadi yang tertinggi di luar daratan China. Sementara, jumlah orang yang terinfeksi di Iran telah mencapai 245 kasus, termasuk beberapa pejabat senior di negara tersebut.

Wabah ini juga mendorong pihak berwenang untuk membatalkan Sholat Jumat di 23 ibu kota dari 31 provinsi di Iran, termasuk Teheran dan kota-kota suci seperti Qom dan Mashhad, serta beberapa daerah lain yang terinfeksi. 

Iran juga telah memberlakukan sejumlah pembatasan akses untuk tempat-tempat suci seperti Qom dan Mashhad.

Menteri Kesehatan, Saeed Namaki, juga menambahkan bahwa para pengunjung tempat-tempat suci ini harus "berdoa dan pergi."

"Berkumpul tidak diizinkan di dalam tempat-tempat suci," tambahnya.

Media negara Iran, IRNA, melaporkan bahwa Iran telah melarang warga China untuk masuk ke negaranya. 

Baca juga: Deretan Pejabat Iran yang Terinfeksi Virus Corona

Pejabat di Iran terinfeksi virus corona

Beberapa tokoh publik juga terinfeksi, termasuk Wakil Presiden untuk Urusan Perempuan dan Keluarga, Masoumeh Ebtekar, dan Menteri Deputi Kesehatan, Iraj Harirchi. 

Kasus Ebtekar disebut tergolong ringan. Ia juga belum dibawa ke rumah sakit tertentu.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X