Perjuangan Dokter di Wuhan, Dipukuli hingga Pakai Popok Dewasa

Kompas.com - 01/02/2020, 14:31 WIB
Gambar yang dirilis kantor berita Xinhua menunjukkan seorang pekerja medis mengecek infus pasien di Ruang Perawatan Intensif (ICU) Rumah Sakit Zhongnan di Universitas Wuhan, pada 24 Januari 2020. Virus corona yang merebak sejak akhir 2019 dilaporkan telah membunuh 213 orang, dengan hampir 10.000 orang terinfeksi. EPA-EFE / XIONG QI / XINHUAGambar yang dirilis kantor berita Xinhua menunjukkan seorang pekerja medis mengecek infus pasien di Ruang Perawatan Intensif (ICU) Rumah Sakit Zhongnan di Universitas Wuhan, pada 24 Januari 2020. Virus corona yang merebak sejak akhir 2019 dilaporkan telah membunuh 213 orang, dengan hampir 10.000 orang terinfeksi.

KOMPAS.com - Korban meninggal akibat virus corona melonjak menjadi 259 orang pada Sabtu (01/02/2020) dengan 11.943 kasus.

Sebelumnya, Jumat (31/01/2020) korban masih 213 orang dan 9.816 kasus.

Dari banyaknya kasus itu, sejumlah 11.791 kasus berada di daratan China.

Banyaknya pasien mengakibatkan tenaga medis di banyak rumah sakit di Wuhan overworked (terlalu banyak bekerja).

Dilansir dari South China Morning Post (01/02/2020), para dokter di Wuhan mengalami banyak hal tidak mengenakkan, mulai dari overworked, dipukuli keluarga pasien hingga kekurangan persediaan medis.

Tidak pulang 2 minggu

Seorang dokter di rumah sakit Wuhan mengatakan dia tidak pulang selama 2 minggu.

Bahkan selama shift tengah malam baru-baru ini, dia memiliki 150 pasien yang mengantre di klinik rawat jalan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dokter dan perawat bekerja tanpa henti, shift malam penuh, dan mereka dikelilingi oleh pasien yang batuk sepanjang malam.

Para dokter juga harus menjalankan banyak tes pada pasien.

Sementara itu di RS Union Wuhan bekerja 15-16 jam sehari.

Halaman:
Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.