Ramai soal Mi Sohun Bercampur Kaporit di Banyuasin, Apa Bahayanya?

Kompas.com - 23/01/2020, 16:17 WIB
Petugas menyegel pabrik pembuat mi sohun yang diduga menggunakan kaporit serta bercampur kecoa di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Rabu (22/1/2020). Pabrik yang telah beroperasi selama 25 tahun itu diduga membuat mi sohun dalam kondisi kurang steril. KOMPAS.COM/AJI YK PUTRAPetugas menyegel pabrik pembuat mi sohun yang diduga menggunakan kaporit serta bercampur kecoa di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Rabu (22/1/2020). Pabrik yang telah beroperasi selama 25 tahun itu diduga membuat mi sohun dalam kondisi kurang steril.

KOMPAS.com - Jajaran kepolisian bersama dengan Dinas Kesehatan setempat menggerebek pabrik pembuat mi sohun yang berada di Jalan Pangeran Ayin, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan baru-baru ini.

Hasilnya, petugas menemukan pembuatan mi dengan menggunakan kaporit. Bahkan pembuatan mi tidak higienis lantaran ditemukan kecoa dalam adonan pembuatan mi tersebut.

Dilansir dari Kompas.com (23/1/2020), pabrik mi sohun tersebut telah beroperasi selama kurun waktu 25 tahun.

Lantas apa bahayanya mi sohun bercampur dengan kaporit tersebut?

Sebelum menjelaskan lebih jauh terkait bahaya dan dampak dari campuran mi sohun tersebut, ahli gizi DR. dr. Tan Shot Yen meluruskan pengertian dari kaporit sendiri.

Kaporit, imbuhnya adalah singkatan dari kalsium hipoklorit. Itu biasanya digunakan untuk desinfektan air.

Sedangkan yang disebut sebagai pemutih adalah natrium (sodium) hipoklorit, yang juga bisa dipakai sebagai desinfektan, termasuk alat-alat kesehatan.

Kaporit biasanya digunakan di kolam renang dan baunya menyengat.

"Sebenarnya bukan kaporit (kalsium hipoklorit) tapi natrium hipoklorit, yang nama lainnya pemutih atau bleaching agent yang suka dipakai buat cuci baju itu," ujarnya saat dihubungi Kompas.com, Kamis (23/01/2020) siang.

Baca juga: Mengenal dan Bahaya GHB, Obat yang Dipergunakan Reynhard Sinaga kepada Korbannya

Menurut dr. Tan kaporit dalam jumlah tertentu jika dilarutkan memang tidak berbahaya. Tetapi bisa jadi masalah jika dalam jumlah besar.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Virus Corona: Efek ke Sistem Pernafasan, Gejala, dan Orang Paling Berisiko Terinfeksi Covid-19

Virus Corona: Efek ke Sistem Pernafasan, Gejala, dan Orang Paling Berisiko Terinfeksi Covid-19

Tren
Update: Perkembangan Wabah Corona di ASEAN, Kamboja, Laos, dan Vietnam Laporkan 0 Kematian

Update: Perkembangan Wabah Corona di ASEAN, Kamboja, Laos, dan Vietnam Laporkan 0 Kematian

Tren
Update: 6 Kabar Baik Soal Penanganan Virus Corona di Indonesia

Update: 6 Kabar Baik Soal Penanganan Virus Corona di Indonesia

Tren
Ramai Penolakan Warga, Berbahayakah Pemakaman Jenazah Positif Virus Corona di TPU?

Ramai Penolakan Warga, Berbahayakah Pemakaman Jenazah Positif Virus Corona di TPU?

Tren
INFOGRAFIK: Beda PSBB dengan Karantina Wilayah

INFOGRAFIK: Beda PSBB dengan Karantina Wilayah

Tren
Update 5 Provinsi dengan Kasus Terbanyak di Indonesia

Update 5 Provinsi dengan Kasus Terbanyak di Indonesia

Tren
5 Kebijakan  Jokowi Tangani Covid-19, Gratiskan Tarif Listrik hingga Keringanan Kredit

5 Kebijakan Jokowi Tangani Covid-19, Gratiskan Tarif Listrik hingga Keringanan Kredit

Tren
INFOGRAFIK: Protokol Layanan Nikah Kemenag untuk Cegah Penyebaran Virus Corona

INFOGRAFIK: Protokol Layanan Nikah Kemenag untuk Cegah Penyebaran Virus Corona

Tren
Kecepatan Berita Versus Kecepatan Virus

Kecepatan Berita Versus Kecepatan Virus

Tren
Tekan Penyebaran Corona, Seberapa Efektif Physical Distancing dan Harus Sampai Kapan?

Tekan Penyebaran Corona, Seberapa Efektif Physical Distancing dan Harus Sampai Kapan?

Tren
Jaga Daya Tahan Tubuh, Cukupkah Hanya Konsumsi Vitamin C Setiap Hari?

Jaga Daya Tahan Tubuh, Cukupkah Hanya Konsumsi Vitamin C Setiap Hari?

Tren
FDA Keluarkan Izin Terbatas Penggunaan Klorokuin untuk Pengobatan Covid-19 di AS

FDA Keluarkan Izin Terbatas Penggunaan Klorokuin untuk Pengobatan Covid-19 di AS

Tren
Work from Home, Berikut Tips Lindungi Keluarga Anda di Rumah dari Virus Corona

Work from Home, Berikut Tips Lindungi Keluarga Anda di Rumah dari Virus Corona

Tren
[HOAKS] Meletakkan 2 Butir Amoxicillin di Tandon Air Jadi Penangkal Corona

[HOAKS] Meletakkan 2 Butir Amoxicillin di Tandon Air Jadi Penangkal Corona

Tren
Menilik Upaya Rumah Sakit di Eropa Saat Menangani Virus Corona...

Menilik Upaya Rumah Sakit di Eropa Saat Menangani Virus Corona...

Tren
komentar
Close Ads X