[HOAKS] Surat Penetapan NIP CPNS yang Mengatasnamakan BKN

Kompas.com - 11/12/2019, 08:38 WIB
Sebuah foto yang memperlihatkan hoax surat pengumuman penetapan nomor induk pegawai. Twitter/@bkngoidSebuah foto yang memperlihatkan hoax surat pengumuman penetapan nomor induk pegawai.

KOMPAS.com - Akun Twitter resmi BKN @bkngoid mengunggah sebuah surat tentang pengumuman penetapan nomor induk pegawai pada Selasa (10/12/2019).

Namun, surat tersebut langsung dibantah keasliannya oleh BKN sendiri dengan menuliskan kalimat "BUKAN PRODUK BKN".

Pasalnya, surat pengumuman penetapan nomor induk tersebut mengatasnamakan BKN.

Surat tentang pengumuman penetapan nomor induk pegawai tersebut tidak benar alias hoaks.

Narasi yang beredar

Surat pengumuman penetapan nomor induk pegawai tersebut diketahui setelah diunggah sendiri oleh BKN melalui akun Twitter resmi mereka.

Dalam unggahannya, BKN menuliskan "#SobatBKN. Di pagi yg indah ini, mimin dpt kabar menghebohkan. Masih ada yg mengira surat seperti ini asli. Sedih. Mimin pesan, Percaya lah dengan kemampuan kalian, bukan yg mengaku orang dalam, bisa bantu dan lain2 #TheNewEpicBattle #BKNSemangatUntukNegeri #ReformasiBirokrasiBKN".

Tersebarnya narasi tersebut, membuat warganet lain memberi tanggapan yang beragam.

Hingga Rabu (11/12/2019) pukul 10.00 WIB, postingan tersebut telah disukai sebanyak 326 kali, 77 kali di-retweet, dan dikomentari sebanyak 57 kali.

 Baca juga: [HOAKS] Minum Air Es Saat Cuaca Panas Bikin Pecah Pembuluh Darah

Konfirmasi Kompas.com:

Mengonfirmasi kebenaran informasi tersebut, Kompas.com menghubungi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Humas BKN Paryono. Ia mengatakan, surat tersebut memang tidak benar alias hoax.

"Ini kan penipuan mengatasnamakan BKN," kata Paryono saat dihubungi Kompas.com, Selasa (10/12/2019).

Selain itu, ia meminta kepada masyarakat untuk berhati-hati dan mengklarifikasi dahulu kepada BKN apabila mendapat surat seperti yang tampak tersebut.

Kemudian, masyarakat diharapkan hanya mengacu pada kanal informasi resmi milik pemerintah, dalam mencari referensi tentang info-info kepegawaian.

Lebih lanjut ia menambahkan, agar masyarakat berhati-hati terhadap oknum terkait dengan penerimaan CPNS.

"Penerimaan CPNS prosesnya jelas, ada mekanismenya. Jadi kalau tiba-tiba ada SK atau panggilan pembagian SK dengan imbalan uang, jangan percaya," jelas dia.

Ketika disinggung apakah benar terdapat orang dalam yang dapat meloloskan peserta CPNS 2019, ia membantahnya.

Lolos atau tidaknya peserta tes CPNS 2019, menurutnya adalah karena kemampuan diri sendiri.

"Jangan percaya orang dalam atau BKN misalnya, yang menentukan Anda diterima atau tidak adalah Anda sendiri melalui tes," kata dia.

Baca juga: Mengenal Tes Pembuatan SIM dengan Sistem e-Drives

HOAKS ATAU FAKTA?

Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini

closeLaporkan Hoaks checkCek Fakta Lain
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pulang ke Korea, Sutradara 'Parasite' Bong Joon-ho Bicara tentang Virus Corona

Pulang ke Korea, Sutradara 'Parasite' Bong Joon-ho Bicara tentang Virus Corona

Tren
Update SKD CPNS, Skor Tertinggi Capai 489 hingga Kelulusan Passing Grade per Formasi

Update SKD CPNS, Skor Tertinggi Capai 489 hingga Kelulusan Passing Grade per Formasi

Tren
Viral Skull Breaker Challenge, Mengapa Para Remaja Cenderung Meniru meski Berbahaya?

Viral Skull Breaker Challenge, Mengapa Para Remaja Cenderung Meniru meski Berbahaya?

Tren
Hari Ini dalam Sejarah: 17 Februari 1876, Pertama Kali Sarden Dikemas dalam Kaleng

Hari Ini dalam Sejarah: 17 Februari 1876, Pertama Kali Sarden Dikemas dalam Kaleng

Tren
Viral Skull Breaker Challenge, Kominfo Koordinasi dengan TikTok Indonesia

Viral Skull Breaker Challenge, Kominfo Koordinasi dengan TikTok Indonesia

Tren
Update Terbaru Virus Corona: 1.670 Orang Meninggal Dunia, 69.288 Terinfeksi

Update Terbaru Virus Corona: 1.670 Orang Meninggal Dunia, 69.288 Terinfeksi

Tren
Mahasiswa yang Studi di Wuhan Jalani Kuliah Online dari Indonesia

Mahasiswa yang Studi di Wuhan Jalani Kuliah Online dari Indonesia

Tren
Viral Tantangan Berbahaya Skull Breaker Challenge, Ini Imbauan KPAI

Viral Tantangan Berbahaya Skull Breaker Challenge, Ini Imbauan KPAI

Tren
Soal Temuan Radioaktif Caesium-137 di Tangsel, Ini Analisis Ahli UGM

Soal Temuan Radioaktif Caesium-137 di Tangsel, Ini Analisis Ahli UGM

Tren
Kisah di Tengah Virus Corona, Terinfeksi hingga Disebut 'Momen Chernobyl'

Kisah di Tengah Virus Corona, Terinfeksi hingga Disebut 'Momen Chernobyl'

Tren
[POPULER TREN] Bintik Putih pada Daging Lele | Gedung Mal di Jogja Goyang Saat Konser

[POPULER TREN] Bintik Putih pada Daging Lele | Gedung Mal di Jogja Goyang Saat Konser

Tren
Seberapa Efektif Termometer Tembak Mendeteksi Suhu Orang dengan Virus Corona?

Seberapa Efektif Termometer Tembak Mendeteksi Suhu Orang dengan Virus Corona?

Tren
Rumor Angin Wuhan Bawa Virus Corona hingga ke Hong Kong Disebut Tidak Benar

Rumor Angin Wuhan Bawa Virus Corona hingga ke Hong Kong Disebut Tidak Benar

Tren
Kisah WNI yang Dikarantina di Natuna dan Kenangan Hari-hari yang Berkesan...

Kisah WNI yang Dikarantina di Natuna dan Kenangan Hari-hari yang Berkesan...

Tren
3 Minggu Dirawat karena Virus Corona, Pasien Sembuh: 'Saya Pikir Saya Mengetuk Pintu Neraka'

3 Minggu Dirawat karena Virus Corona, Pasien Sembuh: "Saya Pikir Saya Mengetuk Pintu Neraka"

Tren
komentar
Close Ads X