Naik, Ini Rincian UMK 2020 di Yogyakarta

Kompas.com - 21/11/2019, 13:18 WIB
Ilustrasi gaji, rupiah ShutterstockIlustrasi gaji, rupiah

KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta telah menetapkan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) Daerah Istimewa Yogyakarta 2020.

Melansir situs resmi Pemerintah Provinsi DIY, jogjaprov.go.id, disebutkan bahwa UMP DIY 2020 akan naik sebesar 8,51 persen.

Kenaikan tersebut disesuaikan dengan inflasi di DIY, meskipun angkanya rendah.

Besaran UMP DIY pada 2020 adalah Rp 1.704.608. Angka tersebut paling rendah jika dibandingkan dengan UMK.

Jumlah itu mengalami kenaikan Rp 133.685 dibandingkan tahun 2019 yaitu sebesar Rp 1.570.923.

Penentuan besaran angka UMP yang baru menggunakan dan mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan.

Baca juga: Rincian UMK Jawa Tengah 2020: Tertinggi Rp2,7 Juta, Terendah Rp1,7 Juta

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan, kenaikan tersebut merupakan hal yang wajar.

"Kenaikan itu pasti, dasarnya juga sudah ada. Dasarnya ya kebijakan pemerintah pusat. Kita tidak bisa keluar dari kebijakan itu," kata Sri Sultan seperti dikutip dari situs Pemprov DIY.

Sementara itu, untuk besaran Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di DIY juga mengalami kenaikan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DIY dr Andung Prihadi Santosa mengatakan, setelah UMK ditetapkan, UMP secara otomatis tidak berlaku.

Dari angka yang ditetapkan, Kota Yogyakarta Rp2.004.000, sementara terendah UMK Gunungkidul Rp 1.705.000.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X