Mengenal Psikosomatis, Penyakit Mental yang Dialami Kevin Jebolan Indonesian Idol

Kompas.com - 31/10/2019, 15:09 WIB
Abraham Kevin Aprilio saat menjalanj proses wawancara di MNC Studios, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (14/2/2018). KOMPAS.com/Dian Reinis Kumampung Abraham Kevin Aprilio saat menjalanj proses wawancara di MNC Studios, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (14/2/2018).

KOMPAS.com - Jebolan Indonesian Idol 2018 Abraham Kevin mengaku mengidap penyakit mental psikosomatis.

Hal ini yang membuatnya lama tak terlihat di hadapan publik.

Apa itu psikosomatis?

Dikutip dari Britannica, gangguan psikosomatis adalah suatu kondisi ketika tekanan psikologis memengaruhi fungsi fisiologis secara negatif sehingga menimbulkan tekanan.

Kondisi tersebut menyebabkan disfungsi atau kerusakan struktural pada organ tubuh melalui aktivasi yang tidak tepat dari sistem saraf involunter dan kelenjar sekresi internal.

Dengan demikian, gejala psikosomatis muncul sebagai penyerta fisiologis dari keadaan emosional.

Dalam keadaan marah, misalnya, tekanan darah, denyut nadi, serta laju pernapasan orang yang marah cenderung meningkat.

Baca juga: Psikosomatis, Kevin Jebolan Indonesian Idol 10 Kali Masuk Rumah Sakit dalam Sebulan

Ketika kemarahan mereda, proses fisiologis yang meningkat tersebut biasanya ikut mereda.

Namun, jika seseorang memiliki rasa marah yang berkesinambungan (kemarahan kronis) dan tidak diungkapkan secara terbuka, maka keadaan emosi pun tetap tidak akan berubah.

Tak hanya itu, gejala fisiologis yang muncul saat marah juga akan tetap muncul, meski tidak diekspresikan secara terbuka.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X