Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Tarif Parkir Inap di Stasiun Pasar Senen Capai Ratusan Ribu, Berapa Biaya Maksimalnya?

KOMPAS.com - Informasi tarif parkir inap di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat disebutkan mencapai ratusan ribu ramai di media sosial.

Informasi tersebut salah satunya diunggah oleh akun media sosial X (dulu Twitter) @txtd***, Rabu (22/11/2023) malam.

Tampak dalam unggahan, sebuah struk parkir motor tercantum nominal Rp 143.000 untuk durasi sekitar 70 jam 35 menit.

"Tarif parkir motor menginap di st senen," tulis pengunggah.

Komentar warganet

Menanggapi unggahan, beberapa warganet menanyakan perhitungan tarif parkir maksimal per jam. Sebab, biasanya, terdapat tarif parkir maksimal dikenakan saat memarkirkan kendaraan.

"Lihat durasi parkirnya yang 70 jam, jadi per jamnya? Berarti tidak ada tarif maksimal," komentar warganet @ndro***.

"Biasanya ada batas maksimal. Dulu sering ninggal motor di bandara ssk, sehari kena 24ribu," kata warganet @sandal***.

"Kalo ada tarif maximal bisa penuh tuh parkiran senen, saya biasa di masjid depan atau di dishub," kata akun @choi***

Hingga Kamis (23/11/2023) siang, unggahan tersebut telah dilihat lebih dari 600.000 kali, disukai 2.300 pengguna, dan diunggah ulang oleh lebih dari 400 warganet.

Lantas, bagaimana penjelasan Kereta Api Indonesia (KAI) Service?

Tak ada parkir inap di Stasiun Pasar Senen

Saat dikonfirmasi, Manajer Humas KAI Services Nyoman Suardhita membenarkan tarif parkir di Stasiun Pasar Senen seperti dalam unggahan.

Menurut Nyoman, Stasiun Pasar Senen tidak memberlakukan tarif parkir inap untuk kendaraan, melainkan parkir progresif.

"Progresif tidak ada tarif maksimal ya," kata Nyoman kepada Kompas.com, Kamis (23/11/2023).

Sebagai informasi, parkir progresif adalah tarif parkir yang berlaku untuk setiap jam. Artinya, semakin lama kendaraan terparkir, semakin mahal pula biaya yang harus dikeluarkan pemilik.

Nyoman merinci, tarif parkir motor di Stasiun Pasar Senen sebesar Rp 3.000 untuk satu jam pertama.

Selanjutnya, kendaraan sepeda motor akan dikenakan tarif senilai Rp 2.000 untuk satu jam berikutnya.

Seperti pada kasus di media sosial, warganet memarkirkan kendaraan selama 70 jam 35 menit. Dengan demikian, total biaya parkirnya adalah sebagai berikut:

  • 1 jam pertama x Rp 3.000 = Rp 3.000
  • 69 jam 35 menit berikutnya x Rp 2.000 = Rp 140.000
  • Total tarif parkir: Rp 3.000 + Rp 140.000 = Rp 143.000.

Sedangkan, jenis kendaraan mobil, truk boks, serta bus pariwisata di Stasiun Pasar Senen dikenakan tarif progresif berbeda.

Berikut perinciannya:

Tarif parkir mobil:

  • Satu jam pertama: Rp 5.000
  • Setiap jam berikutnya: Rp 5.000.

Tarif parkir truk boks:

  • Satu jam pertama: Rp 10.000
  • Setiap jam berikutnya: Rp 5.000.

Tarif parkir bus pariwisata:

Khusus di Jakarta, Nyoman melanjutkan, parkir progresif berlaku di dua stasiun besar, yakni Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir di Jakarta Pusat.

Selain Jakarta, aturan parkir serupa juga berlaku di stasiun-stasiun besar lain yang ada di Indonesia.

"Memang aturan dari perusahaan, memang kebijakan dari kita, jadi tidak ada patokan (stasiun yang menerapkan parkir progresif)," kata dia.

Kendati demikian, Nyoman tak sepenuhnya menyangkal asumsi warganet yang menyebut alasan pemberlakuan parkir progresif untuk mengendalikan jumlah kendaraan terparkir.

"Itu asumsi, tapi pada dasarnya itu asumsi bisa dibilang benar sih mungkin. Itu sudah aturan dari perusahaan, ada yang tarif progresif, ada yang ada tarif maksimalnya," ungkapnya.

Di stasiun dengan aturan parkir progresif, nantinya pengguna perlu membayar biaya sesuai durasi kendaraan terparkir.

Saat membayar, sesuai aturan, pengguna yang terlalu lama meninggalkan kendaraannya hanya perlu menyerahkan karcis parkir dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

"Dan mengikuti tarif parkirnya," lanjutnya.

https://www.kompas.com/tren/read/2023/11/23/173000565/tarif-parkir-inap-di-stasiun-pasar-senen-capai-ratusan-ribu-berapa-biaya

Terkini Lainnya

Link Live Streaming Indonesia vs Guinea U23 Kick Off Pukul 20.00 WIB

Link Live Streaming Indonesia vs Guinea U23 Kick Off Pukul 20.00 WIB

Tren
Prediksi Susunan Pemain Indonesia dan Guinea di Babak Play-off Olimpiade Paris

Prediksi Susunan Pemain Indonesia dan Guinea di Babak Play-off Olimpiade Paris

Tren
Alasan Semua Kereta Harus Berhenti di Stasiun Cipeundeuy, Bukan untuk Menaikturunkan Penumpang

Alasan Semua Kereta Harus Berhenti di Stasiun Cipeundeuy, Bukan untuk Menaikturunkan Penumpang

Tren
Indonesia Vs Guinea, Berikut Perjalanan Kedua Tim hingga Bertemu di Babak Playoff Olimpiade Paris 2024

Indonesia Vs Guinea, Berikut Perjalanan Kedua Tim hingga Bertemu di Babak Playoff Olimpiade Paris 2024

Tren
Pelatih Guinea soal Laga Lawan Indonesia: Harus Menang Bagaimanapun Caranya

Pelatih Guinea soal Laga Lawan Indonesia: Harus Menang Bagaimanapun Caranya

Tren
8 Pencetak Gol Terbaik di Piala Asia U23 2024, Ada Dua dari Indonesia

8 Pencetak Gol Terbaik di Piala Asia U23 2024, Ada Dua dari Indonesia

Tren
WHO Temukan 3 Kasus di Riyadh, Ketahui Penyebab dan Pencegahan MERS- CoV Selama Ibadah Haji

WHO Temukan 3 Kasus di Riyadh, Ketahui Penyebab dan Pencegahan MERS- CoV Selama Ibadah Haji

Tren
Pertandingan Indonesia Vs Guinea Malam Ini, Pukul Berapa?

Pertandingan Indonesia Vs Guinea Malam Ini, Pukul Berapa?

Tren
Benarkah Antidepresan Bisa Memicu Hilang Ingatan? Ini Penjelasan Ahli

Benarkah Antidepresan Bisa Memicu Hilang Ingatan? Ini Penjelasan Ahli

Tren
WHO Peringatkan Potensi Wabah MERS-CoV di Arab Saudi Saat Musim Haji

WHO Peringatkan Potensi Wabah MERS-CoV di Arab Saudi Saat Musim Haji

Tren
Mengapa Lumba-lumba Berenang Depan Perahu? Ini Alasannya Menurut Sains

Mengapa Lumba-lumba Berenang Depan Perahu? Ini Alasannya Menurut Sains

Tren
Cara Cek NIK KTP Jakarta yang Non-Aktif dan Reaktivasinya

Cara Cek NIK KTP Jakarta yang Non-Aktif dan Reaktivasinya

Tren
Berkaca dari Kasus Mutilasi di Ciamis, Mengapa Orang dengan Gangguan Mental Bisa Bertindak di Luar Nalar?

Berkaca dari Kasus Mutilasi di Ciamis, Mengapa Orang dengan Gangguan Mental Bisa Bertindak di Luar Nalar?

Tren
3 Bek Absen Melawan Guinea, Ini Kata Pelatih Indonesia Shin Tae-yong

3 Bek Absen Melawan Guinea, Ini Kata Pelatih Indonesia Shin Tae-yong

Tren
Alasan Israel Tolak Proposal Gencatan Senjata yang Disetujui Hamas

Alasan Israel Tolak Proposal Gencatan Senjata yang Disetujui Hamas

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke