Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

7 Makanan Tinggi Protein yang Bantu Mengecilkan Perut Buncit, Apa Saja?

KOMPAS.com - Perut buncit menjadi masalah bagi sebagian orang. Bukan hanya mengganggu penampilan, perut buncit juga membawa dampak buruk pada kesehatan.

Namun, mengecilkan perut buncit nyatanya tak semudah membalikkan telapak tangan. Perut yang tampak menonjol akibat lemak ini sangat sulit untuk disingkirkan.

Menurut laman Medical News Today, mengonsumsi lebih banyak protein bisa mendorong penurunan berat badan dan pengecilan perut buncit.

Upaya tersebut akan semakin efektif apabila dikombinasikan dengan olahraga. Sebab, asupan tinggi protein membantu tubuh membangun lebih banyak otot tanpa lemak.

Di sisi lain, otot tanpa lemak membantu membakar lebih banyak kalori sepanjang hari.

Para ahli pun merekomendasikan beberapa makanan tinggi protein untuk mengecilkan perut buncit sekaligus menurunkan berat badan.

Berikut rekomendasi makanan tinggi protein:

1. Telur

Telur merupakan sumber protein, nutrisi, dan lemak sehat yang sangat baik bagi tubuh.

Ahli gizi diet dan penulis buku Finally Full, Finally Slim, Lisa Young menjelaskan, telur dapat membantu seseorang merasa kenyang selama berjam-jam.

Menurut penelitian pun, telur membuat seseorang lebih cepat kenyang, sehingga mencegah makan berlebihan.

"Anda bisa membuat telur dadar dengan sayuran, telur rebus, atau menikmati telur orak-arik untuk menambah protein yang sehat," ujar Lisa Young, dikutip dari laman Eat This.

Sebagai makanan tinggi protein, manfaat telur untuk menurunkan berat badan terbukti dalam studi pada International Journal of Obesity.

Studi menunjukkan, mereka yang makan telur untuk sarapan lebih banyak kehilangan berat badan daripada yang mengonsumsi roti jenis bagel.

2. Tempe

Tempe adalah makanan khas Indonesia yang berbahan dasar kedelai, sama seperti tahu. Namun, jumlah protein tempe lebih banyak daripada tahu.

Young menuturkan, tempe merupakan makanan penurun berat badan yang difermentasi dan baik untuk usus.

Selain itu, menurut sebuah artikel yang terbit dalam Journal of Nutrition, mereka yang mengonsumsi camilan berbahan dasar kedelai dengan camilan berlemak tinggi akan merasa lebih kenyang dan puas di antara waktu makan.

Merasa kenyang adalah kunci penurunan berat badan. Kondisi ini menjadi petunjuk penting bahwa tubuh mendapatkan cukup protein sepanjang hari.

3. Daging tanpa lemak

Salah satu makanan tinggi protein adalah daging. Mengonsumsi daging tanpa lemak akan memberikan perubahan besar pada perut buncit.

Daging tanpa lemak terutama ayam tanpa kulit, ikan berdaging putih, dan udang, mengandung protein tingkat tinggi dengan kalori rendah.

Selain memilih daging tanpa lemak, cara pengolahan daging juga berperan penting dalam mengecilkan perut buncit.

Community Health Center (CHN) menjelaskan, olahan daging paling aman untuk penurunan berat badan adalah dengan dipanggang. Dengan cara ini, Anda bisa mengurangi jumlah lemak jenuhnya.

4. Buncis

Sumber protein nabati yang dapat menjadi tambahan asupan adalah buncis. Selain protein, sayuran ini juga kaya akan serat yang membantu tubuh kenyang lebih lama.

Ahli diet di klub sepak bola Amerika, Real Salt Lake, Brittany Dunn menjelaskan, buncis memiliki pengaruh yang besar terhadap penurunan berat badan.

Sebab, polong-polongan ini membantu mengendalikan respons glukosa atau gula dan insulin tubuh.

Keduanya berperan dalam memperlancar pencernaan dan memperlambat penyerapan karbohidrat, sehingga tubuh menjadi penuh energi meski mengonsumsi makanan rendah kalori.

5. Kacang

Menurut Young, kacang-kacangan adalah sumber protein dan serat yang baik untuk mengecilkan perut buncit.

"Kacang-kacangan ini adalah makanan yang sempurna karena tinggi protein dan serat, pemenang penurunan berat badan sejati," kata Young.

Adapun salah satu jenis kacang yang direkomendasikan Young, yakni lentil.

Makanan ini, menurut dia, dapat menjadi alternatif camilan sehat untuk mengisi perut sebelum waktu makan tiba.

6. Gandum utuh

Gandum utuh mengandung banyak protein yang baik untuk melancarkan program pengecilan perut buncit.

Bahan makanan ini juga bisa menjadi pengganti nasi, karena memiliki kandungan karbohidrat.

Melalui konsumsi sumber protein nabati dan olahraga teratur, maka tubuh akan membangun lebih banyak otot dan sistem metabolisme lebih kuat.

7. Susu bebas lemak

Produk susu memang tidak terlalu disarankan apabila ingin menurunkan berat badan. Namun, konsumsi susu bebas lemak justru berpotensi mempercepat penurunan berat badan.

Seperti dalam Journal of the North American Association for the Study of Obesity, peserta diet rendah kalori yang mengonsumsi 3-4 susu sehari selama rentang waktu 24 minggu, lebih banyak kehilangan berat badan secara keseluruhan.

https://www.kompas.com/tren/read/2022/11/18/153000265/7-makanan-tinggi-protein-yang-bantu-mengecilkan-perut-buncit-apa-saja-

Terkini Lainnya

Video Viral Bocah Jatuh dari JPO Tol Jatiasih karena Pagar Berlubang, Jasa Marga Buka Suara

Video Viral Bocah Jatuh dari JPO Tol Jatiasih karena Pagar Berlubang, Jasa Marga Buka Suara

Tren
Iuran Tapera Dinilai Belum Bisa Dijalankan, Ini Alasannya

Iuran Tapera Dinilai Belum Bisa Dijalankan, Ini Alasannya

Tren
Maladewa Larang Warga Israel Masuk Negaranya, Solidaritas untuk Palestina

Maladewa Larang Warga Israel Masuk Negaranya, Solidaritas untuk Palestina

Tren
Syarat dan Cara Daftar PPDB Jabar 2024, Akses di Sapawarga atau Klik ppdb.jabarprov.go.id

Syarat dan Cara Daftar PPDB Jabar 2024, Akses di Sapawarga atau Klik ppdb.jabarprov.go.id

Tren
Profil Bambang Susantono dan Dhony Rahajoe, Kepala dan Wakil Kepala IKN yang Mengundurkan Diri

Profil Bambang Susantono dan Dhony Rahajoe, Kepala dan Wakil Kepala IKN yang Mengundurkan Diri

Tren
Heboh Orang Ngobrol dengan Layar Bioskop di Grand Indonesia, Netizen: Sebuah Trik S3 Marketing dari Lazada Ternyata

Heboh Orang Ngobrol dengan Layar Bioskop di Grand Indonesia, Netizen: Sebuah Trik S3 Marketing dari Lazada Ternyata

BrandzView
Pelari Makassar Meninggal Diduga 'Cardiac Arrest', Kenali Penyebab dan Faktor Risikonya

Pelari Makassar Meninggal Diduga "Cardiac Arrest", Kenali Penyebab dan Faktor Risikonya

Tren
Respons MUI, Muhammadiyah, dan NU soal Izin Usaha Tambang untuk Ormas

Respons MUI, Muhammadiyah, dan NU soal Izin Usaha Tambang untuk Ormas

Tren
Cara Mengurus Pembuatan Sertifikat Tanah, Syarat dan Biayanya

Cara Mengurus Pembuatan Sertifikat Tanah, Syarat dan Biayanya

Tren
Mengenal Teori Relativitas Albert Einstein, di Mana Ruang dan Waktu Tidaklah Mutlak

Mengenal Teori Relativitas Albert Einstein, di Mana Ruang dan Waktu Tidaklah Mutlak

Tren
Ahli Klaim Pecahkan Misteri Lokasi Lukisan Mona Lisa Dibuat, Ini Kotanya

Ahli Klaim Pecahkan Misteri Lokasi Lukisan Mona Lisa Dibuat, Ini Kotanya

Tren
Gaji Ke-13 PNS Cair Mulai Hari Ini, Cek Penerima dan Komponennya!

Gaji Ke-13 PNS Cair Mulai Hari Ini, Cek Penerima dan Komponennya!

Tren
Rujak dan Asinan Indonesia Masuk Daftar Salad Buah Terbaik Dunia 2024

Rujak dan Asinan Indonesia Masuk Daftar Salad Buah Terbaik Dunia 2024

Tren
Tak Hanya Menggunakan Suara, Kucing Juga Berkomunikasi dengan Bantuan Bakteri

Tak Hanya Menggunakan Suara, Kucing Juga Berkomunikasi dengan Bantuan Bakteri

Tren
Sosok dan Kejahatan Chaowalit Thongduang, Buron Nomor Satu Thailand yang Ditangkap di Bali

Sosok dan Kejahatan Chaowalit Thongduang, Buron Nomor Satu Thailand yang Ditangkap di Bali

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke