Sejarah Hari Raya Idul Adha

Kompas.com - 30/06/2022, 10:00 WIB

KOMPAS.com - Idul Adha adalah salah satu hari raya umat Islam yang jatuh pada setiap tanggal 10 Zulhijah.

Hari Raya Idul Adha juga disebut sebagai Lebaran Haji dan Hari Raya Kurban.

Disebut demikian, karena pada 10 Zulhijah, umat Islam yang menunaikan ibadah haji sedang melaksanakan rukun haji terakhirnya dengan penyembelihan kurban.

Pada hari Idul Adha, umat Muslim berkumpul pada pagi hari untuk melaksanakan salat ied, dan dilanjutkan prosesi penyembelihan hewan kurban seperti sapi, kambing, atau domba, bagi yang mampu.

Hewan kurban yang telah disembelih kemudian disalurkan kepada masyarakat umum sebagai sarana ketakwaan kepada Allah SWT.

Lantas, bagaimana sejarah Hari Raya Idul Adha dalam agama Islam?

Baca juga: Kisah Isra Miraj Nabi Muhammad

Kisah ketakwaan Nabi Ibrahim

Hari Raya Idul Adha tidak lepas dari kisah ketakwaan Nabi Ibrahim yang rela melakukan pengorbanan atas perintah Allah SWT.

Idul Adha memperingati ujian keimanan paling berat yang pernah diterima Nabi Ibrahim.

Dalam sejarah Islam, Nabi Ibrahim dikenal sebagai sosok yang kaya raya tetapi tidak lalai dalam taatnya kepada Allah.

Konon, Nabi Ibrahim memiliki 1.000 ekor domba, 300 lembu, dan 100 unta. Harta yang cukup melimpah pada masanya.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.