Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Sejarah Helm, Pelindung Kepala yang Inovasinya Berhenti

JAKARTA, KOMPAS.com - Helm adalah piranti pelindung kepala untuk pengemudi sepeda motor.

Di zaman kini, penggunaan helm juga ada di olahraga semisal bersepeda, terjun payung, hingga skate board.

Jurnal Head Injuries in Motorcycles rilisan 5 Desember 2021 sebagai bahan literatur memang menyebut bahwa cedera kepala pengemudi sepeda motor adalah alasan satu-satunya penemuan helm.

Salah satu contoh adalah insiden kecelakaan sepeda motor pada 1935.

T.E Lawrence, asal Inggris menemui ajalnya saat dirinya mengalami kecelakaan di jalan terjal yang menukik.

Sampai sekarang, 80 persen kematian akibat tidak memakai helm tatkala berkendara disebabkan oleh cedera kepala.

Cangkang

Enam tahun setelah kematian Lawrence, seorang dokter, juga asal Inggris, Hugh Cairns, memperkenalkan helm kepada khalayak banyak.

Helm temuan Cairns itu terbuat dari gabus dan karet yang hanya melindungi bagian kepala belakang dan atas namun tidak untuk muka.

Berlanjut, seorang profesor asal AS, CF Lombard namanya memberikan inovasi pembaruan untuk helm.

Lombard memberikan cangkang keras berbasis plastik di bagian luar helm yang terbuat dari karet atau gabus itu.

Pembaruan itu terjadi pada 1953.

Berhenti

Tujuh tahun kemudian, kewajiban menggunakan helm saat mengendarai motor justru baru mengemuka.

Australia adalah negara pertama yang menerapkan kewajiban penggunaan helm itu.

Pada 1965, AS mengikuti langkah Australia terkait kebijakan pemakaian helm.

Sedikitnya hingga 1971, inovasi memunculkan helm dengan perlindungan hingga seluruh wajah.

Masyarakat menyebutnya sebagai helm full face.

Helm full face memanfaatkan kaca plastik di bagian depan dan pengikat yang melindungi dagu pengendara sepeda motor.

Sementara itu, hingga kini, inovasi helm bisa dikatakan berhenti.

Teknologi teranyar helm kebanyakan hanya menjadi pelengkap tambahan pada helm sebagai asesori bukan bagian dari alat penyelematan pemakai helm.

https://www.kompas.com/stori/read/2022/10/14/210000679/sejarah-helm-pelindung-kepala-yang-inovasinya-berhenti

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke