Lolos ke Semifinal Australia Open, Rafael Nadal Dituding Dibantu Wasit

Kompas.com - 25/01/2022, 22:44 WIB
Ekspresi Rafael Nadal saat tampil pada laga final Australia Terbuka 2017 kontra Roger Federer, di Rod Laver Arena, Australia, 29 Januari 2017. PETER PARKS/AFPEkspresi Rafael Nadal saat tampil pada laga final Australia Terbuka 2017 kontra Roger Federer, di Rod Laver Arena, Australia, 29 Januari 2017.

KOMPAS.com - Rafael Nadal dinilai mendapatkan perlakuan istimewa dari wasit saat menghadapi Denis Shapovalov (Kanada) pada babak perempat final Austalia Open 2021, Selasa (25/1/2022).

Uniknya, tudingan itu disampaikan langsung oleh Denis Shapovalov.

Menurut Denis Shapovalov, Rafael Nadal mendapatkan bantuan dari wasit karena lolos dari pelanggaran waktu servis maupun set.

Dalam aturan Tenis, setiap pemain mendapatkan waktu 25 detik untuk melepaskan servis. Setiap pemain juga mendapatkan waktu dua menit untuk bersiap di antara setiap set.

Baca juga: Australia Open 2022, Otoritas Australia Ingatkan Lagi tentang Novak Djokovic

Aturan itulah yang membuat Denis Shapovalov heran sampai menuding Rafael Nadal mendapatkan perlakuan spesial dari wasit Carlos Bernardes.

Sebab, Rafael Nadal sempat melanggar aturan waktu 25 detik servis dalam pertandingan.

Tepat pada awal set kedua, Denis Shapovalov sempat melakukan protes ke Carlos Bernardes karena Rafael Nadal tidak dianggap melanggar waktu.

Denis Shapovalov bahkan sampai berteriak: "Anda semua korup!" setelah protesnya tidak digubris oleh Carlos Bernardes.

Seusai laga, Denis kembali melayangkan protes dan menilai Rafael Nadal mendapatkan perlakuan istimewa dari wasit.

Baca juga: Banding Ditolak, Novak Djokovic Batal Mentas di Australia Open

"Tentu saja Rafael Nadal mendapatkan perlakuan istimewa. 100 persen. Tempo pertandingan yang saya mainkan selalu cepat karena wasit memperhatikan waktu setelah setiap poin," kata Denis dikutip dari situs BBC.

"Saya benar-benar siap untuk bermain sampai waktu (servis Nadal) habis. Saya saat itu langsung melayangkan protes ke wasit," ujar Denis.

"Saya sudah siap bermain selama satu setengah menit. Namun, wasit tidak menganggap Nadal melakukan pelanggaran," ucap Denis.

"Wasit justru menilai saya yang belum siap. Bagi saya, itu adalah lelucon!" ucap Denis menambahkan.

"Saya sangat menghormati Nadal. Namun, setiap aturan harus ditegakkan. Jika tidak, Anda tidak hanya harus bertanding melawan pemain melainkan juga wasit. Ini membuat saya frustrasi," ujar Denis.

Baca juga: Deportasi Bukan Akhir, Djokovic Bisa Mentas di Australia Open Selanjutnya

Mendengar tudingan Denis, Rafael Nadal mengakui membutuhkan waktu yang lama untuk bersiap menghadapi set kedua karena harus mengganti perlengkapannya.

Namun, Rafael Nadal memastikan dirinya tidak pernah melanggar aturan seperti yang dituduhkan Denis.

Baca juga: Djokovic Jaga Nama Besar The Big 3 Saat Nadal dan Federer Tenggelam

"Saya harus mengambil beberapa waktu tambahan di akhir set pertama. Sudah jelas saya tidak bisa bermain dengan pakaian seperti itu (basah). Setelah itu saya menaati aturan," kata Nadal.

"Saya memaklumi bahwa selalu ada orang yag berpikir setiap pemain top mendapatkan keuntungan. Itu semua tidak benar. Saya tidak pernah merasa mendapatkan keuntungan," ucap Nadal menambahkan.

Terlepas dari kontroversi di atas, Rafael Nadal berhasil menumbangkan Denis setelah berjuang selama lebih dari empat jam.

Rincian skor dari kemenangan Nadal atas Denis adalah 6-3, 6-4, 4-6, 3-6, dan 6-3.

Selanjutnya, Nadal yang sedang memburu gelar Grand Slam ke-21 dalam kariernya akan menghadapai peteis atas Italia, Matteo Berrettini, pada semifinal Australia Open 2022.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber BBC Sport
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Manfaat dan Tujuan Latihan Lari Zig-zag

Manfaat dan Tujuan Latihan Lari Zig-zag

Sports
Link Live Streaming Final Liga Europa, Frankfurt Vs Rangers

Link Live Streaming Final Liga Europa, Frankfurt Vs Rangers

Sports
Ikon Timnas Brasil Ini Kini Tak Punya Pekerjaan

Ikon Timnas Brasil Ini Kini Tak Punya Pekerjaan

Internasional
SEA Games 2021, Taekwondo Tambah Perolehan Medali Emas Indonesia

SEA Games 2021, Taekwondo Tambah Perolehan Medali Emas Indonesia

Sports
Teknik Umpan Pendek dalam Bola Basket

Teknik Umpan Pendek dalam Bola Basket

Sports
Rekap Hasil Thailand Open 2022, Indonesia Kirim 8 Wakil Tambahan ke 16 Besar

Rekap Hasil Thailand Open 2022, Indonesia Kirim 8 Wakil Tambahan ke 16 Besar

Badminton
Semifinal SEA Games 2021: Keunggulan Timnas U23 Indonesia di Mata Pelatih Thailand

Semifinal SEA Games 2021: Keunggulan Timnas U23 Indonesia di Mata Pelatih Thailand

Liga Indonesia
Hasil Thailand Open 2022: Berjuang Tiga Gim Lawan Antonsen, Vito ke 16 Besar

Hasil Thailand Open 2022: Berjuang Tiga Gim Lawan Antonsen, Vito ke 16 Besar

Badminton
Raih Perak di SEA Games 2021, Tim Bulu Tangkis Putri Tuntaskan Target

Raih Perak di SEA Games 2021, Tim Bulu Tangkis Putri Tuntaskan Target

Liga Indonesia
Semifinal SEA Games 2021: Asnawi Absen Lawan Thailand, Ilham Rio Fahmi Jadi Tumpuan

Semifinal SEA Games 2021: Asnawi Absen Lawan Thailand, Ilham Rio Fahmi Jadi Tumpuan

Liga Indonesia
Profil Giovanni van Bronckhorst, Darah Indonesia di Final Liga Europa 2022

Profil Giovanni van Bronckhorst, Darah Indonesia di Final Liga Europa 2022

Sports
Hasil Thailand Open 2022: Ahsan/Hendra Menang, Ciptakan Derbi Indonesia

Hasil Thailand Open 2022: Ahsan/Hendra Menang, Ciptakan Derbi Indonesia

Badminton
Pernah Dikirim Mimpi Buruk oleh Thailand di Piala AFF, Shin Tae-yong: Kali Ini Berbeda...

Pernah Dikirim Mimpi Buruk oleh Thailand di Piala AFF, Shin Tae-yong: Kali Ini Berbeda...

Liga Indonesia
Jadwal Siaran Langsung Final Liga Europa 2022: Eintracht Frankfurt Vs Rangers

Jadwal Siaran Langsung Final Liga Europa 2022: Eintracht Frankfurt Vs Rangers

Sports
Klasemen Medali SEA Games 2021: Salip Singapura, Indonesia Peringkat Ke-4

Klasemen Medali SEA Games 2021: Salip Singapura, Indonesia Peringkat Ke-4

Sports
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.