Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Menarik Baju Lawan dalam Sepak Bola dan Hukumannya

Kompas.com - 15/12/2021, 15:00 WIB
Mochamad Sadheli

Penulis

KOMPAS.com - Menarik baju lawan dalam sepak bola termasuk dalam kategori pelanggaran. Namun, hukuman yang diberikan memiliki perbedaan.

Misalnya, salah satu pemain dari regu lawan melakukan pelanggaran ringan menarik baju lawan, pemain yang dilanggar akan mendapat peringatan dari wasit.

Wasit hanya akan memberi peringatan terkait pelanggaran tersebut jika tidak dalam kondisi mencetak gol.

Akan tetapi, wasit bisa saja mengeluarkan kartu kuning bahkan kartu merah tergantung kondisi tertentu.

Baca juga: Hukuman Memprovokasi Lawan dalam Sepak Bola

Jika pemain yang menarik baju lawan tersebut merupakan orang terakhir di area pertahanan, wasit pantas memberikan kartu kuning atau merah.

Hal itu karena dianggap menggagalkan kesempatan lawan mencetak gol dengan pelanggaran.

Akun resmi Dewan Asosiasi Sepak Bola Dunia (IFAB) pernah menjelaskan kondisi tersebut di Twitter.

"Seorang bek (Tim A) menggagalkan peluang mencetak gol dengan menarik baju lawan (Tim B) di luar area penalti," tulis akun resmi IFAB di Twitter.

"Wasit tetap melanjutkan pertandingan karena bola jatuh ke pemain Tim B lain yang melakukan tembakan ke gawang meski bola melenceng."

Baca juga: Variasi Gerak Dasar Lokomotor, Non-Lokomotor, dan Manipulatif dalam Sepak Bola

"Bagaimana keputusan wasit?" tanya IFAB sembari mengunggah foto penjelasan dari pertanyaan itu.

Keputusan wasit dalam kondisi tersebut adalah Tim B.

Di sisi lain, wasit juga bisa memberikan kartu kuning atau kartu merah kepada pemain Tim A yang menarik baju pemain Tim A.

Kartu merah diberikan jika menarik baju lawan tersebut termasuk dalam kategori membahayakan pemain.

Baca juga: Tinggi Gawang Sepak Bola Standar Internasional

Sementara itu, alasan wasit tidak langsung meniupkan peluit sekaligus melanjutkan pertandingan karena bola jatuh di kaki Tim B yang bisa menjadi kesempatan untuk mencetak gol lainnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Link Live Streaming Jepang Vs Uzbekistan Final Piala Asia U23, Kickoff 22.30 WIB

Link Live Streaming Jepang Vs Uzbekistan Final Piala Asia U23, Kickoff 22.30 WIB

Internasional
Hasil Thomas Cup 2024: Semifinal Ke-6 Beruntun Indonesia, Denmark Tersingkir

Hasil Thomas Cup 2024: Semifinal Ke-6 Beruntun Indonesia, Denmark Tersingkir

Badminton
Piala Thomas 2024: Cara Ginting Menang Usai Permainannya Terbaca Lawan

Piala Thomas 2024: Cara Ginting Menang Usai Permainannya Terbaca Lawan

Badminton
Piala Uber 2024: Semangat Apriyani/Fadia, Ingin Buktikan Indonesia Bisa

Piala Uber 2024: Semangat Apriyani/Fadia, Ingin Buktikan Indonesia Bisa

Badminton
Hasil Thomas Cup 2024, Fajar/Daniel Pastikan Kelolosan Indonesia ke Semifinal

Hasil Thomas Cup 2024, Fajar/Daniel Pastikan Kelolosan Indonesia ke Semifinal

Badminton
Asa Indonesia Belum Sirna, Ivar Jenner Bidik Tiket Terakhir ke Olimpiade

Asa Indonesia Belum Sirna, Ivar Jenner Bidik Tiket Terakhir ke Olimpiade

Timnas Indonesia
Daftar Juara Regional Sumatera Mandiri 3X3 Indonesia Usai Tuntas Digelar

Daftar Juara Regional Sumatera Mandiri 3X3 Indonesia Usai Tuntas Digelar

Sports
Hasil Thomas Cup 2024: Lewat Rubber Game, Jojo Bawa Indonesia Unggul 2-1 atas Korsel

Hasil Thomas Cup 2024: Lewat Rubber Game, Jojo Bawa Indonesia Unggul 2-1 atas Korsel

Badminton
'Jika Tak Mampu Dukung Saat Kalah, Jangan Sorak Saat Timnas Menang'

"Jika Tak Mampu Dukung Saat Kalah, Jangan Sorak Saat Timnas Menang"

Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Buru Tiket Terakhir ke Olimpiade, Grup 'Neraka' Menanti

Timnas Indonesia Buru Tiket Terakhir ke Olimpiade, Grup "Neraka" Menanti

Timnas Indonesia
Hasil Piala Thomas 2024: Fikri/Bagas Tumbang, Indonesia Vs Korsel 1-1

Hasil Piala Thomas 2024: Fikri/Bagas Tumbang, Indonesia Vs Korsel 1-1

Badminton
Eksklusif UFC 301: Jean Silva Percaya Diri, Tekad Jatuhkan William Gomis

Eksklusif UFC 301: Jean Silva Percaya Diri, Tekad Jatuhkan William Gomis

Sports
Hasil Thomas Cup 2024: Ginting Berjuang 75 Menit, Indonesia 1-0 Korsel

Hasil Thomas Cup 2024: Ginting Berjuang 75 Menit, Indonesia 1-0 Korsel

Badminton
Guinea Vs Indonesia: Pelatih Guinea Nilai Tembus Olimpiade adalah Kebanggaan

Guinea Vs Indonesia: Pelatih Guinea Nilai Tembus Olimpiade adalah Kebanggaan

Timnas Indonesia
Pemain Bayer Leverkusen Fokus Ukir Sejarah, Alonso Ingatkan untuk Waspada

Pemain Bayer Leverkusen Fokus Ukir Sejarah, Alonso Ingatkan untuk Waspada

Internasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com