Olimpiade Tokyo, Persiapan Terganggu lantaran Status Darurat Pandemi

Kompas.com - 24/04/2021, 20:50 WIB
Biaya Penundaan Olimpiade Tokyo bisa Capai Rp 39,48 Triliun
AFP PHOTO/PHILIP FONGBiaya Penundaan Olimpiade Tokyo bisa Capai Rp 39,48 Triliun

TOKYO, KOMPAS.com - Kurang dari 100 hari pelaksanaan Olimpiade Tokyo, Jepang masih menghadapi meluasnya pandemi Covid-19.

Kondisi ini, sebagaimana pernyataan penyelenggara, Tokyo 2020, membuat persiapan terganggu.

Menghadapi kondisi ini, dalam informasi terkininya, Tokyo 2020 kembali mengingatkan semangat solidaritas sebagai kampanye mewujudkan berlangsungnya Olimpiade dan Paralimpik Tokyo.

Baca juga: Olimpiade Tokyo, Kualifikasi Senam Indah Pindah ke Barcelona

"Kami bekerja keras melawan pandemi ini dalam semangat solidaritas agar Olimpiade dan Paralimpik Tokyo tetap terlaksana," kata Presiden Tokyo 2020 Seiko Hashimoto, kemarin.

Saat ini, selain Tokyo, ada tiga prefektur yang berada dalam status darurat pandemi Covid-19.

Ketiganya adalah Osaka, Hyogo, dan Kyoto.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada prefektur-prefektur berstatus darurat tersebut, ada kebijakan protokol kesehatan sangat ketat dari pemerintah Jepang.

Kebijakan itu akan usai pada Selasa (11/5/2021).

Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga berbicara kepada media setelah dia mengadakan pembicaraan telepon dengan Presiden terpilih AS Joe Biden, di kediaman resmi perdana menteri di Tokyo Kamis, 12 November 2020. AP/Yoshitaka Sugawara Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga berbicara kepada media setelah dia mengadakan pembicaraan telepon dengan Presiden terpilih AS Joe Biden, di kediaman resmi perdana menteri di Tokyo Kamis, 12 November 2020.

"Kami akan melakukan evaluasi kebijakan itu untuk pengambilan keputusan pencegahan meluasnya pandemi," kata pernyataan Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga baru-baru ini.

Sebelumnya, masih tingginya kasus Covid-19 di Tokyo membuat pemerintah setempat memberlakukan kembali kebijakan pengendalian pandemi sejak Senin (12/4/2021).

Halaman:


Sumber Kyodonews
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X