Ada Usulan Penyederhanaan Agenda di Olimpiade Tokyo

Kompas.com - 25/09/2020, 22:01 WIB
Warga dengan masker pelindung menjaga dari penularan virus COVID-19, mengantre secara berjarak untuk menyaksikan api Olimpiade saat tur Reli Api Olimpiade Tokyo 2020 di Fukushima, Jepang, Selasa (24/3/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/KYODOWarga dengan masker pelindung menjaga dari penularan virus COVID-19, mengantre secara berjarak untuk menyaksikan api Olimpiade saat tur Reli Api Olimpiade Tokyo 2020 di Fukushima, Jepang, Selasa (24/3/2020).

TOKYO, KOMPAS.com - Ada sejumlah usulan penyederhanaan agenda pada perhelatan Olimpiade Tokyo pada 2021.

"Usulan lainnya adalah pengurangan jumlah staf dan upaya mempersingkat periode pembukaan tempat latihan," kata Panitia Pelaksana Olimpiade Tokyo (Tokyo 2020), hari ini.

Logo Olimpiade Tokyo 2020Shutterstock Logo Olimpiade Tokyo 2020

Usulan-usulan itu mengemukan di tengah masih belum usainya pandemi corona.

Baca juga: Olimpiade Tokyo, Pemerintah Jepang Buat Sistem Baru untuk Atlet

Sementara itu, PM Jepang Yoshihide Suga mengatakan bahwa Olimpiade Tokyo pada 2021 adalah momentum pariwisata untuk menghidupkan kembali perekonomian Jepang.

"Kami sudah bertekap menggelar Olimpiade Tokyo pada 2021 apa pun yang terjadi," tegas Presiden Tokyo 2020 Yoshiro Mori.

Ilustrasi virus coronaShutterstock Ilustrasi virus corona



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X