Misi Berbau Kematian dalam Tinta Emas Atalanta di Liga Champions

Kompas.com - 07/08/2020, 23:00 WIB
Gelandang Kroasia Atalanta Mario Pasalic (2ndR) merayakan dengan rekan satu timnya setelah mencetak gol pertama timnya selama pertandingan sepak bola Serie A Italia, Atalanta vs Brescia, dimainkan pada 14 Juli 2020 di belakang pintu tertutup di stadion Atleti Azzurri dItalia di Bergamo, sebagai negara. memudahkan pengunciannya yang bertujuan membatasi penyebaran infeksi COVID-19, yang disebabkan oleh coronavirus baru AFP/MIGUEL MEDINAGelandang Kroasia Atalanta Mario Pasalic (2ndR) merayakan dengan rekan satu timnya setelah mencetak gol pertama timnya selama pertandingan sepak bola Serie A Italia, Atalanta vs Brescia, dimainkan pada 14 Juli 2020 di belakang pintu tertutup di stadion Atleti Azzurri dItalia di Bergamo, sebagai negara. memudahkan pengunciannya yang bertujuan membatasi penyebaran infeksi COVID-19, yang disebabkan oleh coronavirus baru

KOMPAS.com - Tim kejutan asal Italia, Atalanta, tak ingin menyia-nyiakan keberadaan mereka di perempat final Liga Champions.

Atalanta menginginkan lolos ke tahap berikutnya dan meraih trofi Liga Champions musim ini.

Misi klub berjuluk La Dea itu tampak berat, tetapi motivasi kuat Atalanta datang dari Kota Bergamo, tempat asal mereka.

Kota Bergamo tengah bangkit setelah kehilangan ribuan nyawa warga mereka akibat pandemi virus corona.

Baca juga: Atalanta Vs Paris SG, Kondisi Mbappe Akan Ditentukan Akhir Pekan Ini

Hati warga Bergamo masih teriris usai melihat truk militer penuh dengan jenazah korban Covid-19.

Ribuan peti mati diangkut menggunakan truk militer ke kota lain karena krematorium di Bergamo tak lagi cukup.

Ribuan kematian tersebut yang menjadi motivasi fundamental skuad La Dea untuk terus mengukir tinta emas mereka di Liga Champions, kompetisi tertinggi di Benua Eropa.

Si Kuping Besar akan menjadi obat indah di tengah tangisan warga Kota Bergamo.

"Kami bermain bersama (warga) Bergamo dan untuk Bergamo, yang artinya itu sangat memberi kami ekstra kekuatan," kata gelandang Atalanta, Remo Freuler.

Baca juga: Atalanta Vs PSG - Gasperini Siap Antar La Dea Ukir Sejarah, Lagi...

"Kota ini berjuang begitu menderita, kami tahu itu dengan sangat baik di skuad ini, sehingga menjadi motivasi lebih lanjut ketika kami melangkah ke lapangan."

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X