Rencana Duel Tyson Fury Vs Anthony Joshua Belum Capai Kesepakatan Final

Kompas.com - 30/06/2020, 04:29 WIB
Petinju asal Inggris, Anthony Joshua, melepas pukulan ke Andy Ruiz Jr pada laga tinju kelas berat di Diriyah, Arab Saudi, 7 Desember 2019. AFPPetinju asal Inggris, Anthony Joshua, melepas pukulan ke Andy Ruiz Jr pada laga tinju kelas berat di Diriyah, Arab Saudi, 7 Desember 2019.
Penulis Alsadad Rudi
|

"Siapa yang ingin masuk ke ring lebih dahulu? Penentuan sisi poster harus bagaimana? Putuskan saja dengan melempar koin," ujar Warren.

"Mari buat daftarnya. Ini ada 10 poin pembahasan. Lempar koinnya. Siapa yang menang, dia berhak memutuskan duluan, yang lain dapat giliran berikutnya," ujarnya.

"Mulai dengan itu. Berhenti untuk mempersulit pembahasan ini. Tidak boleh ada hambatan untuk mewujudkan laga ini," katanya.

Frank Warren menjamin negosiasi akan berjalan lancar meksipun harus melandeni rivalnya, Eddie Heran, selaku promtor Anthony Joshua.

Di luar masalah negosiasi, Tyson Fury dan Anthony Joshua harus melewati beberapa laga untuk mempertahankan gelar juaranya.

Tyson Fury sudah ditunggu pertandingan ketiga melawan Deontay Wilder. Fury juga diperintahkan WBC untuk menghadapi Dillian Whyte dalam laga wajib.

Adapun Anthony Joshua harus menghadapi Kubrat Pulev dalam laga wajib IBF. Joshua juga sudah mendapat instruksi untuk meladeni Oleksandr Usyk untuk sabuk juara WBO-nya.

Kemenangan pun wajib diraih oleh Fury dan Joshua untuk menjaga gengsi ketika mereka saling berhadapan tahun depan. (Muhamad Husein)

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X