APSSI: Setiap Tim di Liga 1 Wajib Menurunkan Pemain U20

Kompas.com - 06/06/2020, 06:20 WIB
Saat pembukaan Shopee Liga 1 2020, pemain Persik Kediri Ady Eko Jayanto bersalaman dengan Cucu Somantri Direktur PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebelum melawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (29/02/2020) malam. KOMPAS.com/Suci RahayuSaat pembukaan Shopee Liga 1 2020, pemain Persik Kediri Ady Eko Jayanto bersalaman dengan Cucu Somantri Direktur PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebelum melawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (29/02/2020) malam.

KOMPAS.com - PSSI menjalin komunikasi secara intens dengan berbagai pihak terkait keputusan kelanjutan Shopee Liga 1 2020.

PSSI juga sudah mendengar masukan dari klub peserta Shopee Liga 1 2020.

Sejauh ini, PSSI memang belum memberikan keputusan apapun selain opsi-opsi terkait kelanjutan kompetisi sepak bola Indonesia.

Pemerintah juga telah memberi sinyal kompetisi olahraga di Indonesia bisa kembali bergulir dengan menerapkan protokol kesehatan dalam skema new normal.

Baca juga: Dayen Gentenaar: Saya Dengar PSSI Cari Pemain Naturalisasi di Piala Dunia U-20

Selain itu, kemenpora dan federasi sepak bola Tanah Air juga mempertimbangkan kondisi timnas Indonesia andai tak ada kompetisi.

Sebab, tanpa adanya kompetisi, para pemain tak memiliki jam terbang sehingga performa mereka kemungkinan besar akan menurun.

Hal tersebut tentu membuat pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong kesulitan dalam membangun skuad terbaiknya.

Shin Tae-yong juga berterus terang memilih timnas U19 yang menjadi titik fokus mengingat bakal bermain di Piala Dunia U20 2021.

Baca juga: LDR dengan Shin Tae-yong, Pemain Timnas U19 Setor Foto Makanan

"Timnas senior sudah pasti sulit untuk berpastisipasi di Piala Dunia 2022 karena telah kalah dalam 5 laga. Timnas U-23 juga sudah gagal tembus Olympiade Tokyo, sehingga tak ada jadwal apapun," kata Shin kepada media Korea Selatan, KBS News.

"Paling penting adalah Piala Dunia U-20. Itu akan berlangsung di Indonesia tahun depan, jadi semua publik tertuju pada ajang ini."

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X