Khabib Nurmagomedov Sindir Kelompok yang Percaya Covid-19 sebagai Konspirasi

Kompas.com - 22/05/2020, 13:40 WIB
Petarung UFC, Khabib Nurmagomedov, ketika bertemu dengan para penggemarnya di Krasnodar, Rusia, 12 Desember 2019. SPUTNIK VIA AFP/SPUTNIK/VITALY TIMKIVPetarung UFC, Khabib Nurmagomedov, ketika bertemu dengan para penggemarnya di Krasnodar, Rusia, 12 Desember 2019.
Penulis Alsadad Rudi
|

KOMPAS.com - Petarung UFC asal Rusia, Khabib Nurmagomedov, menyindir pihak penganut teori konspirasi bahwa Covid-19 hanya rekayasa.

Khabib Nurmagomedov telah melihat banyak kejadian tentang betapa menyeramkannya virus corona.

Khabib Nurmagomedov juga melihat banyak anggota keluarga, termasuk ayahnya, Abdulmanap Nurmagomedov, terinfeksi oleh virus corona.

Setelah melihat dampak yang dirasakan, ternyata masih ada beberapa pihak tidak percaya bahwa COVID-19 itu ada.

Perdebatan mengenai keberadaan virus dengan nama lain SARS-CoV-2 itu memang sering dibahas.

Keberadaan virus tersebut telah mengakibatkan beberapa negara memberlakukan kebijakan lockdown atau penguncian wilayah.

Selain itu, berbagai negara juga mengalami krisis ekonomi akibat adanya virus corona.

Kini, perdebatan mengenai keberadan corona muncul di laman komentar akun Instagram Nurmagomedov.

Petarung berjuluk The Eagle itu lalu menyerang kepada pihak yang mengklaim corona hanya tipuan.

"Di desa saya, lebih dari 500 orang jatuh sakit pneumonia sekaligus. 11 orang meninggal dan lusinan orang di rumah sakit dari desa saya," tutur Nurmagomedov dilansir BolaSport.com dari Essentially Sports.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Sumber BolaSport
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X