Soal Kelanjutan Liga 1 2020, PSSI Akan Menunggu hingga Akhir Mei

Kompas.com - 26/04/2020, 21:30 WIB
Saat pembukaan Shopee Liga 1 2020, pemain Persik Kediri Ady Eko Jayanto bersalaman dengan Cucu Somantri Direktur PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebelum melawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (29/02/2020) malam. KOMPAS.com/Suci RahayuSaat pembukaan Shopee Liga 1 2020, pemain Persik Kediri Ady Eko Jayanto bersalaman dengan Cucu Somantri Direktur PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebelum melawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (29/02/2020) malam.

KOMPAS.com - Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menyatakan bahwa ia akan menunggu hingga akhir Mei soal kelanjutan kompetisi Shopee Liga 1 2020.

Iriawan mengaku tidak ingin mengambil keputusan secara terburu-buru soal kelanjutan Liga 1 musim ini.

"Menurut saya, pilihan menunggu status darurat bencana ini sampai akhir Mei adalah pilihan yang paling realistis saat ini," kata Iriawan seperti dikutip dari Antara, Sabtu (25/4/2020).

Sebelumnya, sejumlah pihak mengusulkan agar PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) melanjutkan kompetisi Liga 1 2020 dengan syarat tanpa dihadiri penonton.

Salah satu yang mengusulkan opsi tersebut adalah Persib Bandung.

Baca juga: Soal Kompetisi dan Subsidi, Tim Liga 1 Butuh Kejelasan dari Federasi

Beberapa hal yang menjadi pertaimbangan Persib mengusulkan Liga 1 musim ini dilanjutkan tanpa penonton adalah agar ada aktivitas klub serta pertanggungjawaban kepada pihak sponsor.

Opsi melanjutkan liga tanpa penonton menjadi pertimbangan di beberapa negara Eropa, seperti Inggris, Italia, Spanyol, dan Perancis.

Sementara itu, untuk kawasan Asia, Korea Selatan dikabarkan bakal melanjutkan liga sepak bola mereka tanpa kehadiran penonton.

Namun, Iriawan menyampaikan bahwa opsi melanjutkan Liga 1 tanpa penonton adalah pilihan yang cukup sulit.

Baca juga: FIFA Kirim Dana Bantuan, PSSI Akan Terima Rp 7,7 Miliar

Menurut pria yang akrab disapa Iwan Bule tersebut, fanatisme suporter di Indonesia sangat tinggi. Jadi, dikhawatirkan mereka akan tetap datang ke stadion.

Halaman:

Sumber Antara
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X