Kompas.com - 17/04/2020, 22:05 WIB
Ilustrasi virus corona, SARS-CoV-2, Covid-19 ShutterstockIlustrasi virus corona, SARS-CoV-2, Covid-19

TOKYO, KOMPAS.com - Ada atlet yang justru memetik manfaat menanti pandemi corona berlalu dengan tetap berlatih.

Hal itu dilakukan oleh pejudo Jepang, Shohei Ono.

Baca juga: Judo Indonesia Datangkan Pelatih Jepang untuk Tingkatkan Prestasi

"Saya mengambil tantangan untuk mempersiapkan diri mempertahankan gelar 73 kilogram saya untuk laga musim panas di Tokyo," tuturnya sebagaimana warta laman kyodonews.com .

"Saya menyimpan energi hingga waktunya tiba," katanya.

Presiden Rusia Vladimir Putin mengambil bagian dalam sesi pelatihan dengan anggota tim judo nasional Rusia di Sochi pada Kamis (14/2/2019). (AFP/SPUTNIK/MIKHAIL KLIMENTYEV) Presiden Rusia Vladimir Putin mengambil bagian dalam sesi pelatihan dengan anggota tim judo nasional Rusia di Sochi pada Kamis (14/2/2019). (AFP/SPUTNIK/MIKHAIL KLIMENTYEV)

Shohei Ono sudah tiga kali menjadi juara dunia judo.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat ini, ia juga menghadapi tantangan lantaran klub judo di Universitas Tenri ditutup sementara lantaran corona.

Universitas Tenri di Prefektur Nara, Jepang, adalah almamater Shohei.

Ilustrasi Covid-19DOK. PIXABAY Ilustrasi Covid-19

Sebagai gantinya, Shohei memanfaatkan sirkuit berlari di kawasan kampus itu.

"Judo itu olahraga yang keras dan menyakitkan, tapi akan lebih berat lagi jika saya tidak berlatih," kata Shohei.

Pada Olimpiade Rio de Janeiro 2016, Shohei Ono, yang kala itu sudah menjadi dua kali juara dunia, mengalahkan wakil Azerbaijan, Rustam Orujov di partai final.

Ia pun merebut medali emas.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Uus Supangat, memberikan keterangan pasien sembuh covid-19 di wilayahnya bertambah dan totalnya sudah 5 orang sembuh di RS Jasa Kartini, Kamis (16/4/2020).KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHA Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Uus Supangat, memberikan keterangan pasien sembuh covid-19 di wilayahnya bertambah dan totalnya sudah 5 orang sembuh di RS Jasa Kartini, Kamis (16/4/2020).

Setahun kemudian, 2017, Shohei berhenti untuk melanjutkan studinya.

Ia kemudian melanjutkan kompetisi pada 2018.

Alhasil, pada kejuaraan dunia di Tokyo, dia kembali menjadi pemuncak untuk kali ketiga.

Shohei Ono mendapatkan tiket berlaga di Olimpiade Tokyo 2020 lantaran meraih emas pada Grand Slam Judo di Dusseldorf Jerman.

Keikutsertaannya pada Olimpiade ini adalah untuk kali ketiga.

Olimpiade Tokyo 2020 ditunda hingga setahun ke depan karena pandemi corona.



Sumber Kyodo News
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X