Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Proses Komunikasi: Pengertian dan Contohnya

Kompas.com - 27/02/2024, 08:00 WIB
Vanya Karunia Mulia Putri

Penulis

KOMPAS.comProses komunikasi mencerminkan bagaimana jalannya komunikasi antarpribadi, antarkelompok, maupun publik.

Komunikasi akan berlangsung sukses dan tepat, jika prosesnya berjalan lancar tanpa hambatan sedikit pun.

Apa itu proses komunikasi?

Pengertian proses komunikasi

Dilansir dari situs FISIP UMSU, proses komunikasi adalah aliran informasi, gagasan, perasaan, atau pesan antarberbagai pihak.

Tujuan utama proses komunikasi, yakni memahami, mengerti, membagikan informasi, bahkan memengaruhi orang lain.

Baca juga: Bagaimana Proses Komunikasi Politik?

Menurut Wiryanto dalam buku Teori Komunikasi Massa (2000), komunikasi dapat didefinisikan sebagai sebuah proses.

Dilihat dari prosesnya, komunikasi berarti melibatkan proses penyampaian pesan, berupa lambang dan makna, melalui saluran tertentu.

Dari definisi tersebut, kita bisa melihat bahwa proses komunikasi diawali dengan komunikator yang mengirim pesan, dan diakhiri dengan komunikan yang menerima pesannya.

Sejatinya, proses komunikasi akan berlangsung dinamis, berkelanjutan, dan tanpa titik mulai juga titik akhirnya.

Jika disimpulkan, pengertian proses komunikasi adalah aliran informasi dari komunikator kepada komunikan melalui saluran atau media tertentu.

Baca juga: Contoh Proses Komunikasi Secara Primer dan Sekunder

Contoh proses komunikasi

Dikutip dari buku Konsep dan Strategi Manajemen Sumber Daya Manusia (2023) karya Shoffa Saifillah dan Sukatin, proses komunikasi punya tujuh unsur, yaitu:

  • Sumber
  • Pesan
  • Media
  • Penerima
  • Pengaruh
  • Umpan balik
  • Lingkungan.

Salah satu contoh proses komunikasi adalah penyampaian pesan dari guru sebagai komunikator, kepada muridnya yang berperan sebagai komunikan.

Contoh proses komunikasi lainnya, yakni penyampaian kebijakan perusahaan oleh manajer kepada karyawan.

Selain itu, contoh proses komunikasi lainnya adalah berita yang tertulis dalam media cetak, kemudian dibaca oleh masyarakat.

Proses komunikasi tidak harus selalu dilakukan secara tatap muka, selama ada media atau saluran yang bisa digunakan, proses komunikasi akan tetap berlangsung.

Baca juga: Mengapa Proses Komunikasi Memerlukan Media?

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Komunikasi Verbal: Pengertian dan Contohnya

Komunikasi Verbal: Pengertian dan Contohnya

Skola
5 Perbedaan Utang dan Piutang dalam Akuntansi

5 Perbedaan Utang dan Piutang dalam Akuntansi

Skola
Definisi Konflik Sosial dan Contohnya

Definisi Konflik Sosial dan Contohnya

Skola
Kerangka Surat Lamaran Pekerjaan yang Tepat

Kerangka Surat Lamaran Pekerjaan yang Tepat

Skola
Serat Wulangreh Pupuh Durma

Serat Wulangreh Pupuh Durma

Skola
Kerajaan Islam di Sumatera yang Masih Berdiri

Kerajaan Islam di Sumatera yang Masih Berdiri

Skola
Patrape Nggawa Basa Jawa

Patrape Nggawa Basa Jawa

Skola
Langkah-langkah Memainkan Alat Musik Tradisional

Langkah-langkah Memainkan Alat Musik Tradisional

Skola
15 Contoh Kalimat Menggunakan Who, Whom, dan Whose

15 Contoh Kalimat Menggunakan Who, Whom, dan Whose

Skola
Jeneng Satriya lan Kasatriyane

Jeneng Satriya lan Kasatriyane

Skola
Komunitas Sosial: Pengertian, Jenis, dan Contohnya

Komunitas Sosial: Pengertian, Jenis, dan Contohnya

Skola
Tembung Tegese Sanalika Basa Jawa

Tembung Tegese Sanalika Basa Jawa

Skola
4 Unsur Stratifikasi Sosial

4 Unsur Stratifikasi Sosial

Skola
Arane Panggonan Bahasa Jawa

Arane Panggonan Bahasa Jawa

Skola
Bedanya Akulturasi dan Asimilasi

Bedanya Akulturasi dan Asimilasi

Skola
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com