Kompas.com - 27/06/2022, 21:00 WIB

KOMPAS.com - Proses pemeriksaan untuk data set yang sangat besar dan beragam adalah big data. 

Big data atau sering disebut dengan mahadata menjadi istilah umum untuk himpunan data dengan jumlah yang sangat besar, runit, dan tidak terstruktur. 

Sehingga menjadikan big data sukar diatangai bila hanya menggunakan perkakas manajemen pangkalan data biasa atau aplikasi pengolah data tradisional belaka.

Dikutip dari buku Mahadata (2021) oleh Brian Clegg, big data adalah data dengan kapasitas yang besar, yang berukuran terabyte, petabyte (1.000 terabyte), dan seterusnya. 

Tujuan big data yaitu meminimalkan risiko kegagalan prakiraan dengan mengumpulkan sebanyak mungkin data. Hal ini bisa memungkinkan para pengendali mahadata melakukan hal-hal yang dulu belum mungkin. 

Baca juga: Pengertian Information Privacy dan Perlindungan Data Pribadi

Karakteristik big data 

Beberapa karakteristik big data, yaitu: 

  • Volume

Jumlah data yang dihasilkan dan disimpan, di mana ukuran data menentukan nilai potensi dan kedalamannya, serta apakah itu benar-benar dapat dianggap sebagai big data atau tidak. 

  • Variety 

Jenis dan sifat data ini membantu pengguna yang menganalisisnya untuk menggunakan hasil informasi secara efektif. 

  • Velocity 

Kecepatan data yang dihasilkan dan diproses untuk memenuhi tuntutan dan tantangan yang ada dalam perkembangan dan pengembangan.

Implementasi big data dalam industri 

Dilansir dari buku Big Data: Informasi Dalam Dunia Digital (2022) oleh Muttaqin dan kawan-kawan, penggunaan big data sudah diimplementasikan hampir di semua industri, seperti: 

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gaya Normal: Pengertian dan Rumusnya

Gaya Normal: Pengertian dan Rumusnya

Skola
Beda Potensial Listrik: Pengertian dan Rumusnya

Beda Potensial Listrik: Pengertian dan Rumusnya

Skola
Komponen Lingkungan Hidup dalam Ekosistem

Komponen Lingkungan Hidup dalam Ekosistem

Skola
Mengapa Indonesia Mempunyai Banyak Gunung Berapi?

Mengapa Indonesia Mempunyai Banyak Gunung Berapi?

Skola
5 Definisi Akuntansi Menurut Para Ahli

5 Definisi Akuntansi Menurut Para Ahli

Skola
Perbedaan Peta Umum dan Peta Khusus

Perbedaan Peta Umum dan Peta Khusus

Skola
Fungsi Zat Besi bagi Tubuh Manusia

Fungsi Zat Besi bagi Tubuh Manusia

Skola
Fungsi Zat Makanan bagi Tubuh Manusia

Fungsi Zat Makanan bagi Tubuh Manusia

Skola
Organ berpasangan: Pengertian dan Contohnya pada Tubuh Manusia

Organ berpasangan: Pengertian dan Contohnya pada Tubuh Manusia

Skola
Bagaimana Tumbuhan Menghasilkan Oksigen?

Bagaimana Tumbuhan Menghasilkan Oksigen?

Skola
Bootstrapping: Pengertian dan Tahapannya

Bootstrapping: Pengertian dan Tahapannya

Skola
Mengapa Kita Harus Saling Menghargai Perbedaan?

Mengapa Kita Harus Saling Menghargai Perbedaan?

Skola
3 Macam Variabel dalam Penelitian

3 Macam Variabel dalam Penelitian

Skola
Pentingnya Penentuan Batas Wilayah Indonesia

Pentingnya Penentuan Batas Wilayah Indonesia

Skola
Strategi Pengembangan Ekonomi Maritim Indonesia

Strategi Pengembangan Ekonomi Maritim Indonesia

Skola
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.