Kompas.com - 21/10/2021, 10:00 WIB
Ilustrasi sikap menghemat listrik adalah mematikan elektronik dengan daya tinggi jika tidak digunakan. ShutterstockIlustrasi sikap menghemat listrik adalah mematikan elektronik dengan daya tinggi jika tidak digunakan.

KOMPAS.com – Sikap hidup hemat listrik harus diterapkan manusia agar terhindar dari situasi kelangkaan listrik. Sikap tersebut harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Berikut adalah beberapa contoh sikap hidup hemat listrik yang sudah kamu terapkan dalam kehidupan sehari-hari:

Menggunakan listrik secukupnya

Jangan boros, kita harus menggunakan listrik secukupnya. Membatasi waktu untuk menonton televisi dan bermain ponsel, tidak menyalakan kipas angin dan AC terus-menerus.

Selain itu juga, tidak membiarkan lampu menyala seharian, dan juga tidak membiarkan komputer terus menyala adalah cara menggunakan listrik dengan hemat.

Mematikan peralatan listrik ketika sedang tidak digunakan

Dalam kehidupan sehari-hari kita kerap kali tidak mematikan peralatan listrik ketika tidak digunakan karena malas, lupa, ataupun terburu-buru.

Contoh sikap mematikan peralatan listrik adalah mematika televisi ketika tidak sedang ditonton, mematikan AC saat ke luar rumah, mematikan lampu saat terang, dan masih banyak lagi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Peran Energi Listrik di Era Globalisasi Saat Ini

Mencabut kabel dan stop kontak 

Kita harus mencabut kabel atau stop kontak jika perlatan listrik tersebut tidak aktif. Misalnya mencabut pengisi daya ponsel dan laptop dari stop kontak, mencabut kabel penanak nasi ketika nasi kosong, mencabut kabel televisi ketika tidak digunakan.

Menurut Conserve Energy Future, peralatan listrik mati yang terhubung ke sumber listrik mengonsumsi 10 persen dari total konsumsi listrik.

Menggunakan jendela yang besar di rumah

Rumah dengan jendela yang besar mendukung penghematan energi listrik. Jendela menjadi jalan masuk cahaya matahari yang cukup untuk menerangi ruangan, sehingga tidak perlu menggunakan lampu saat siang hari.

Jendela yang besar juga dapat menjadi jalan untuk masuknya aliran udara (angin). Sehingga, tidak perlu menggunakan kipas angin untuk mendapatkan udara sejuk.

Beralih ke produk LED

Contoh sikap hidup hemat listrik adalah beralih dari produk konvensional ke produk LED yang lebih hemat energi. Misalnya dari televisi konvensional dengan tabung CRT ke televisi dengan layar LED.

Menyadur situsTechwalla, televisi CRT mengkonsumsi 0,3 watt listrik per inci persegi, sedangkan televisi LED hanya mengonsumsi 0,075 watt per inci.

Baca juga: Alasan Harus Menerapkan Sikap Hidup Hemat Listrik

Ataupun mengganti lampu pijar untuk penerangan menjadi lampu LED. Dilansir dari EnergySage, lampu LED menggunakan listrik 25 hingga 80 persen lebih sedikit dan bertahan tiga hingga 25 kali lebih lama daripada lampu pijar konvensional.

Sehingga penggunaan produk LED dapat lebih menghemat listrik dalam kehidupan sehari-hari.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.