Kompas.com - 11/10/2021, 09:00 WIB
Ilustrasi penggunaan pensil freepik.comIlustrasi penggunaan pensil

KOMPAS.comPensil merupakan alat tulis yang penting bagi manusia. Walau dianggap barang yang lazim digunakan, pensil harus tetap dihemat penggunaannya untuk melestarikan lingkungan. Karena pensil terbuat dari kayu, maka sumber daya alam kayu harus dijaga kelestariannya.

Pensil dibuat dari campuran mineral grafit dan tanah liat yang dibalut oleh kayu. Dilansir dari World Atlas, sekitar 82.000 pohon di dunia ditebang setiap tahunnya untuk membuat 14 miliar pensil kayu. Artinya semakin banyak penggunaan pensil, maka akan semakin banyak kayu yang ditebang.

Grafit sebagai bahan utama pensil juga merupakan sumber daya alam yang harus dilestarikan. DIsadur dari Focus Graphite, diperkirakan dunia memiliki cadangan grafit lebih dari 800 juta ton.

Namun, grafit bukanlah sumber daya yang bisa diperbaharui, sehingga suatu saat akan habis. Ancaman habisnya sumber daya tersebut menjadi alasan kita untuk bisa menghemat penggunaan pensil. 

Baca juga: Sejarah Pensil, Berawal dari Batu untuk Menulis

Saran penggunaan pensil 

Berikut saran agar dapat menggunakan pensil secara hemat sebagai salah satu cara untuk melestarikan lingkungan: 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menggunakan rautan pensil

Saran pertama yang dapat diterapkan untuk menghemat pemakaian pensil adalah menggunakan rautan pensil daripada pisau. Selain lebih aman, rautan pensil juga hanya mengupas sedikit kayu sehingga pensil cenderung lebih awet.

Jangan meraut pensil terlalu lancip

Untuk menghemat penggunaan pensil, jangan meraut pensil terlalu lancip karena akan membuang banyak kayu. Pensil yang terlalu lancip juga mudah patah ketika digunakan, sehingga harus diraut kembali dan membuang banyak kayu.

Jangan terlalu menekan pensil ketika menulis

Ketika menulis, jangan terlalu menekan pensil pada kertas. Selain akan menimbulkan bekas pada kertas, menekan pensil terlalu keras juga membuat pensil cepat habis dan harus diraut kembali.

Baca juga: Dampak Penggunaan Pensil dan Barang-Barang Lain dari Kayu jika tidak Dibatasi

Menyimpan pensil dengan rapi

Menyimpan pensil dengan rapi juga merupakan saran yang dapat diterapkan untuk menghemat penggunaan pensil. Daripada digunakan hingga habis, pensil seringkali hilang sehingga kita harus membeli pensil yang baru.

Simpanlah pensil dengan rapi, sehingga kita tidak perlu membeli pensil baru ketika pensil yang lama belum habis.

Menggunakan pensil isi ulang

Saran terakhir dalam menghemat pensil adalah dengan menggunakan pensil isi ulang atau pensil mekanik. Pensil mekanik tidak terbuat dari kayu, melainkan dari plastik. Satu pensil isi ulang bisa bertahan bertahun-tahun, sementara isi pensil bisa diisi ulang ketika habis.

Namun, perlu diingat bahwa pensil mekanik terbuat dari plastik. Cukup menggunakan satu pensil mekanik dalam jangka waktu lama untuk mengurangi penggunaan sampah pastik.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.