Kompas.com - 11/10/2021, 08:00 WIB
Ilustrasi bisnis online freepik.com/ tirachardzIlustrasi bisnis online

KOMPAS.com – Pernahkah kamu mendengar tentang pemasaran luring? Luring dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) memiliki arti luar jaringan dan terputus dari jejaring komputer. Maka pemasaran luring dapat diartikan sebagai pemasaran offline, kebalikan dari bisnis online.

Persamaan pemasaran luring dan bisnis online

Pemasaran luring dan bisnis online memiliki banyak kesamaan, yaitu menjual dan menawarkan produk, baik berupa barang maupun jasa. Mereka juga sama-sama menetapkan harga jual barang tersebut, yang akan memengaruhi keseluruhan bisnis.

Dilansir dari Indeed, keduanya memiliki tujuan keseluruhan yang sama yaitu untuk menarik konsumen dan mendapatkan lebih banyak penjualan. Artinya, baik pemasaran luring dan bisnis online, keduanya sama-sama melakukan pemasaran untuk meningkatkan penjualan dan laba perusahaan.

Baca juga: Teori AIDAS dan Pengaruhnya di Bisnis Marketing

Perbedaan pemasaran luring dengan bisnis online

Berikut tabel perbedaan pemasan luring dan bisnis ionline, yaitu:

Pemasaran Luring Pemasaran Online
Pemasaran yang secara langsung menemui calon pembeli.  Bisnis online dikelola melalui jaringan internet tanpa tatap muka dengan calon pembeli. 
Dalam hal promosi tidak mengandalkan internet. Biasanya dilakukan secara langsung atau melalui televisi, radio, koran, poster, brosur, pameran, festival, dan surat langsung.  Bertumpu pada internte untuk melakukan promosi produk. Biasnaya melalui situr internet, surat elektronik, media sosial media berita online, mesin pencari di web, hingga aplikasi online. 
Fokus pada produk, artinya pemasaran luring fokus mengusahakan bagaimana agar produk yang dijual secara langsung dapat menarik orang untuk membelinya. Fokus pada konten, yaitu untuk membuat konten pemasaran yang menarik minat pembeli. Sehingga memastikan bahwa konten yang dibuat memiliki peringkat tinggi. 
Jangkauan terbatas. Jika ingin meningkatkan jangkauannya memerlukan biaya mahal.  Memiliki jangkauan tidak terbatas dan relatif lebih murah. Sehingga bisa menghubungkan semua orang di dunia tanpa hitungan jam. 
Membangun kepercayaan lebih cepat, karena pada pemasaran luring, konsumen bisa melihat langsung produknya. 

Konsumen tidak bisa melihat secara langsung. Bahkan terkadang foto produk bisa berbeda dengan stok yang ada. Biasanya karena faktor pencahaayaan ketika pengambilan gambar produk. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, bisnis online rentan akan penipuan dan peretasan, sehingga dibutuhkan waktu yang lebih lama untuk mendapatkan kepercayaan dari konsumennya.

Baca juga: Etika Bisnis: Pengertian, Teori, Prinsip, dan Contohnya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.