Kompas.com - 28/04/2021, 18:20 WIB
Ilustrasi letak astronomis Indonesia. KEMDIKBUDIlustrasi letak astronomis Indonesia.

KOMPAS.com - Total luas wilayah Indonesia sekitar 1,9 juta kilometer persegi. Letak astronomis Indonesia berada di 96° BT hingga 141° BT. Dua hal ini mendasari adanya perbedaan waktu atau pembagian zona waktu di Indonesia.

Ada tiga zona waktu di Indonesia, yakni WIB (Waktu Indonesia Barat), WITA (Waktu Indonesia bagian Tengah) dan WIT (Waktu Indonesia Timur).

Pembagian waktu ini diatur dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 1987 tentang Pembagian Wilayah Republik Indonesia menjadi 3 Wilayah Waktu.

Perbedaan waktu antara WIB, WITA dan WIT selisihnya kurang lebih satu hingga dua jam. WIB memiliki selisih waktu satu jam dengan WITA dan dua jam dengan WIT.

Baca juga: Tabel Perbedaan Waktu di Indonesia dengan Negara Lainnya

Agar lebih mudah memahaminya, mari kita simak contoh tabel di bawah ini.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jam WIB Jam WITA Jam WIT
07:00 WIB 08:00 WITA 09:00 WIT
10:00 WIB 11:00 WITA 12:00 WIT
15:00 WIB 16:00 WITA 17:00 WIT
19:00 WIB 20:00 WITA 21:00 WIT
22:00 WIB 23:00 WITA 24:00 WIT
24:00 WIB 01:00 WITA 02:00 WIT

WIB (Waktu Indonesia Barat)

Mengutip dari jurnal Aplikasi Pengenalan Budaya Provinsi Bagian WITA di Indonesia Berbasis Android (2020) karya Sari Noorlima Yanti dan Endah Budiyati, daerah yang termasuk WIB terletak di sepanjang garis bujur 105 derajat BT. Pembagian waktu ini sama dengan zona waktu internasional UTC +7 atau GMT +7.

Provinsi yang masuk dalam zona waktu WIB di antaranya Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau (Kepri), Jambi, Sumatra Selatan, Lampung, Bangka Belitung, Bengkulu, Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah.

WIB memiliki perbedaan atau selisih waktu satu jam dengan WITA. Sedangkan WIB dan WIT memiliki perbedaan waktu dua jam. Misalkan di Jakarta menunjukkan pukul 12:00 WIB, maka di Bali pukul 13:00 WITA, dan di Maluku pukul 14:00 WIT. 

WITA (Waktu Indonesia bagian Tengah)

Daerah yang termasuk WITA terletak di sepanjang garis bujur 120 derajat BT. Pembagian waktu ini sama dengan zona waktu internasional UTC +8 atau GMT +8.

Baca juga: Standardisasi Waktu Dunia

Provinsi yang masuk dalam zona waktu WITA di antaranya Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Bali, NTB, NTT, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara dan Gorontalo.

WITA memiliki selisih satu jam lebih awal dari WIT. Sedangkan memiliki perbedaan waktu satu jam lebih akhir dari WIB. Misalnya di Gorontalo pukul 10:00 WITA, maka di Solo pukul 09:00 WIB dan di Papua pukul 11:00 WIT. 

WIT (Waktu Indonesia Timur)

Daerah yang termasuk WIT terletak di sepanjang garis bujur 135 derajat BT. Pembagian waktu ini sama dengan zona waktu internasional UTC +9 atau GMT +9. Provinsi yang masuk dalam zona waktu WIT di antaranya Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat.

WIT memiliki selisih dua jam dengan WIB dan satu jam dengan WITA. Misalnya di Papua pukul 16:00 WIT, maka di Yogyakarta pukul 14:00 WIB dan di Sulawesi pukul 15:00 WITA. 


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Perbedaan Sel Tumbuhan dan Sel Hewan

10 Perbedaan Sel Tumbuhan dan Sel Hewan

Skola
Peran Tumbuhan dalam Pemanasan Global

Peran Tumbuhan dalam Pemanasan Global

Skola
Apa Itu Bioremediasi?

Apa Itu Bioremediasi?

Skola
Mengenal Reduce, Reuse, Recycle, dan Manfaatnya

Mengenal Reduce, Reuse, Recycle, dan Manfaatnya

Skola
Seni Abstrak: Pengertian, Sejarah, Ciri dan Contoh Karyanya

Seni Abstrak: Pengertian, Sejarah, Ciri dan Contoh Karyanya

Skola
Bagaimana Hubungan antara Tindakan, Motif dan Prinsip Ekonomi?

Bagaimana Hubungan antara Tindakan, Motif dan Prinsip Ekonomi?

Skola
Sikap Negosiasi dan Tahapannya

Sikap Negosiasi dan Tahapannya

Skola
Fungsi Permintaan dan Penawaran

Fungsi Permintaan dan Penawaran

Skola
Mengenal Bahasa Daerah Provinsi Riau

Mengenal Bahasa Daerah Provinsi Riau

Skola
Massa Jenis: Pengertian, Rumus, dan Satuannya

Massa Jenis: Pengertian, Rumus, dan Satuannya

Skola
Pariwisata: Pengertian Para Ahli dan Indikator

Pariwisata: Pengertian Para Ahli dan Indikator

Skola
Cara Menyusun Neraca Pegawai

Cara Menyusun Neraca Pegawai

Skola
Ruang Lingkup Pemasaran

Ruang Lingkup Pemasaran

Skola
Apa itu Carding?

Apa itu Carding?

Skola
Arsip: Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Kegunaannya

Arsip: Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Kegunaannya

Skola
komentar
Close Ads X