Kompas.com - 17/04/2021, 15:00 WIB
Paus Orca, dijuluki paus pembunuh freepik.com/vladsilverPaus Orca, dijuluki paus pembunuh

KOMPAS.com - Paus Orca yang memiliki nama latin Ornicus orca termasuk dalam mamalia laut. Sekujur tubuhnya yang dihiasi warna hitam dan putih, menjadikan hal ini sebagai salah satu ciri khasnya.

Walau dikenal sebagai Paus Orca, namun tidak sedikit orang yang memanggil hewan ini dengan sebutan paus pembunuh. Padahal Ornicus orca termasuk dalam keluarga lumba-lumba atau Delphinidae.

Tahukah kamu mengapa Paus Orca disebut sebagai paus pembunuh?

Pemangsa paus yang lebih besar

Melansir dari Whale & Dolphin Conservation USA, Paus Orca menjadi spesies terbesar dalam keluarga Delphinidae. Mamalia laut ini bisa tumbuh besar hingga tujuh atau sembilan meter dengan bobot mencapai enam ton.

Asal muasal sebutan paus pembunuh pada Paus Orca ternyata sudah diberikan sejak zaman dahulu. Tepatnya saat pelaut kuno melihat kelompok mamalia laut ini sedang berburu dan memangsa spesies paus yang lebih besar.

Baca juga: Hewan-Hewan Terkuat di Dunia

Para pelaut kuno tersebut kemudian menyebut Paus Orca dengan istilah orca asesina ballenas atau whale killer. Sekarang istilah tersebut diubah menjadi killer whale (paus pembunuh), agar lebih mudah dalam menyebutnya.

Uniknya lagi, nama latin Ornicus orca juga memiliki makna serupa, yakni mengamati kelompok orca yang sedang memakan paus besar. Ornicus bisa diartikan sebagai kerajaan orang mati dan orca dapat diartikan sebagai sejenis ikan paus.

Dalam dunia mamalia laut, Paus Orca atau paus pembunuh juga termasuk salah satu predator teratas. Namun, hal ini tidak berarti Paus Orca memiliki sikap yang kejam seperti ikan hiu atau predator lainnya.

Apa yang dimakan Paus Orca?

Mengutip Live Science, saat ini Paus Orca menjadi salah satu hewan mamalia laut yang banyak tersebar di planet bumi.

Paus Orca menjadi predator teratas dan berada di puncak rantai makanan, karena tidak ada satupun hewan laut yang berburu atau memangsa Paus Orca.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Alat Musik Tradisional NTB

5 Alat Musik Tradisional NTB

Skola
4 Alat Musik Daerah Jawa Barat

4 Alat Musik Daerah Jawa Barat

Skola
Keunikan Alat Musik Dogdog, Gendang Khas Banten

Keunikan Alat Musik Dogdog, Gendang Khas Banten

Skola
Alat Musik Trompet Reog Khas Jawa Timur

Alat Musik Trompet Reog Khas Jawa Timur

Skola
Bende, Alat Musik Tradisional Lampung

Bende, Alat Musik Tradisional Lampung

Skola
7 Alat Musik Daerah Sumatera Barat

7 Alat Musik Daerah Sumatera Barat

Skola
Mengenal Gamelan Khas Jawa Tengah dan Yogyakarta

Mengenal Gamelan Khas Jawa Tengah dan Yogyakarta

Skola
Tehyan dan Tanjidor, Alat Musik Tradisional DKI Jakarta

Tehyan dan Tanjidor, Alat Musik Tradisional DKI Jakarta

Skola
Alat Musik Gambus Daerah Riau

Alat Musik Gambus Daerah Riau

Skola
Apa Alat Musik daerah Bangka Belitung?

Apa Alat Musik daerah Bangka Belitung?

Skola
Alat Musik Daerah Jambi

Alat Musik Daerah Jambi

Skola
7 Alat Musik daerah Aceh

7 Alat Musik daerah Aceh

Skola
Alat Musik Daerah Bengkulu

Alat Musik Daerah Bengkulu

Skola
Akordeon, Alat Musik Daerah Sumatera Selatan

Akordeon, Alat Musik Daerah Sumatera Selatan

Skola
Mengenal Alat Musik Gendang Panjang, Kepulauan Riau

Mengenal Alat Musik Gendang Panjang, Kepulauan Riau

Skola
komentar
Close Ads X