Kompas.com - 12/04/2021, 15:04 WIB
Ilustrasi tarian Bali. Dok. KemenparekrafIlustrasi tarian Bali.

KOMPAS.com - Indonesia memiliki banyak kesenian tari. Hampir di setiap daerahnya bisa ditemui jenis tarian yang indah dan beragam.

Kesenian tari tersebut ada yang masih bersifat tradisional, namun ada pula yang sudah dikreasikan. Jenis tarian ini dikenal dengan nama tari kreasi.

Mengutip dari buku Mengenal Seni Tari (2019) karya Keni Andewi, tari kreasi adalah kesenian tari yang mengalami pembaharuan. Tari kreasi merupakan pengembangan dari seni tari tradisional.

Tari kreasi bisa dilakukan secara individu, berpasangan atau berkelompok. Untuk tari kreasi yang dilakukan secara individu sering disebut sebagai tari kreasi tunggal.

Melansir dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), tari kreasi tunggal merupakan jenis tarian kreasi yang dilakukan oleh seorang penari, baik perempuan ataupun pria.

Seorang penari yang menampilkan tari kreasi tunggal menjadi pusat perhatian penonton. Maka dalam gerakannya haruslah luwes dan indah. Selain itu, gerakan berpindahan tempat dan penguasaan panggungnya juga sangatlah penting.

Baca juga: Pengertian dan Jenis Tari Kreasi

Contoh tari kreasi tunggal

Selain tari tradisional, Indonesia juga memiliki banyak contoh tari kreasi tunggal. Apa sajakah itu?

  • Tari Gambir Anom

Tari kreasi tunggal, Gambir Anom berasal dari Jawa Tengah. Tarian ini mengisahkan tentang Irawan, anak Arjuna yang sedang jatuh cinta kepada seorang perempuan.

Biasanya tarian ini dibawakan oleh seorang pria, namun tidak jarang pula tarian ini ditampilkan oleh seorang perempuan.

  • Tari Baris Tunggal

Tari Baris Tunggal berasal dari Bali. Tarian ini biasanya dibawakan oleh seorang pria yang terlihat gagah dan kuat seperti seorang prajurit.

Halaman:

Sumber Kemdikbud
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Siapa Penemu Bahasa Inggris?

Siapa Penemu Bahasa Inggris?

Skola
Penyebutan Sate di Berbagai Negara

Penyebutan Sate di Berbagai Negara

Skola
Peran Penting Kecoak untuk Bumi

Peran Penting Kecoak untuk Bumi

Skola
Kenapa Tukang Cukur Kebanyakan Berasal dari Garut dan Madura?

Kenapa Tukang Cukur Kebanyakan Berasal dari Garut dan Madura?

Skola
Ngayau, Tradisi Turun-temurun dari Suku Dayak

Ngayau, Tradisi Turun-temurun dari Suku Dayak

Skola
Kisah Kepunahan Harimau Bali

Kisah Kepunahan Harimau Bali

Skola
Apakah Bangsa Viking Nyata?

Apakah Bangsa Viking Nyata?

Skola
Berapa Usia Matahari?

Berapa Usia Matahari?

Skola
Sampek, Alat Musik Tradisional Kalimantan Timur

Sampek, Alat Musik Tradisional Kalimantan Timur

Skola
Keunikan Alat Musik Fu, Maluku Utara

Keunikan Alat Musik Fu, Maluku Utara

Skola
Tifa, Alat Musik Daerah Papua

Tifa, Alat Musik Daerah Papua

Skola
Alat Musik Daerah Maluku

Alat Musik Daerah Maluku

Skola
Mengenal Alat Musik Daerah Gorontalo

Mengenal Alat Musik Daerah Gorontalo

Skola
Japen dan Garantung, Alat Musik Daerah Kalimantan Tengah

Japen dan Garantung, Alat Musik Daerah Kalimantan Tengah

Skola
Alat Musik Panting Khas Kalimantan Selatan

Alat Musik Panting Khas Kalimantan Selatan

Skola
komentar
Close Ads X