Kompas.com - 10/02/2021, 13:49 WIB
Umat Hindu sedang melakukan upacara keagamaan di salah satu pura di Ubud, Bali. shutterstock.com/olegdUmat Hindu sedang melakukan upacara keagamaan di salah satu pura di Ubud, Bali.

KOMPAS.com - Pancasila sudah melekat dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Hampir setiap hari, kita selalu mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.

Contohnya rajin membantu orang tua dan teman, taat beribadah, dan lain sebagainya. Tidak hanya itu, tiap sila dalam Pancasila memiliki butir-butir dan nilainya.

Salah satunya nilai Ketuhanan yang terkandung dalam sila pertama Pancasila yang berbunyi 'Ketuhanan Yang Maha Esa'.

Agar lebih mudah memahami butir-butir, nilai, makna Pancasila dan bentuk penerapannya. Ayo kita simak dan kerjakan contoh soal di bawah ini:

Nilai dan makna yang terkandung dalam sila pertama Pancasila!

Nilai yang terkandung dalam sila pertama Pancasila adalah nilai Ketuhanan. Hal ini bisa dimaknai sebagai nilai kepercayaan dan ketakwaan.

Nilai kepercayaan berarti percaya dan mengakui adanya Tuhan Yang Maha Esa. Nilai ketakwaan berarti bertakwa dan menjalankan kewajiban agamanya kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Mengutip dari situs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), sila pertama Pancasila mengandung makna jika Bangsa Indonesia mengakui adanya Tuhan Yang Maha Esa. 

Untuk mewujudkan hal ini, maka masyarakat Indonesia memiliki kebebasan untuk memeluk agama dan menjalankan kewajibannya kepada Tuhan Yang Maha Esa, tanpa melalui paksaan.

Baca juga: Contoh Penerapan Sila Keempat Pancasila

Butir-butir yang terkandung dalam sila pertama Pancasila

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Faktor Penyebab Perbedaan Kebutuhan Setiap Individu

Faktor Penyebab Perbedaan Kebutuhan Setiap Individu

Skola
Langkah-Langkah Membuat Ukiran

Langkah-Langkah Membuat Ukiran

Skola
Apa itu Konsep Negara Kesejahteraan?

Apa itu Konsep Negara Kesejahteraan?

Skola
Fungsi dan Tujuan Hukum Menurut Para Ahli

Fungsi dan Tujuan Hukum Menurut Para Ahli

Skola
Mikrofilamen: Pengertian, Struktur, Fungsi, dan Cirinya

Mikrofilamen: Pengertian, Struktur, Fungsi, dan Cirinya

Skola
Empat Cabang Seni Budaya

Empat Cabang Seni Budaya

Skola
Proposal Penelitian: Pengertian, Tujuan, Jenis, Penulisan, dan Cara Membuatnya

Proposal Penelitian: Pengertian, Tujuan, Jenis, Penulisan, dan Cara Membuatnya

Skola
Tari Beksan Wireng: Sejarah, Asal-Usul, Gerak Tari, dan Propertinya

Tari Beksan Wireng: Sejarah, Asal-Usul, Gerak Tari, dan Propertinya

Skola
Aliran Seni Lukis dan Tokohnya

Aliran Seni Lukis dan Tokohnya

Skola
Hyperlink: Pengertian, Jenis, Fungsi dan Cara Membuatnya

Hyperlink: Pengertian, Jenis, Fungsi dan Cara Membuatnya

Skola
Mengapa Peta 10 Tahun Tidak Bisa Digunakan Lagi?

Mengapa Peta 10 Tahun Tidak Bisa Digunakan Lagi?

Skola
Contoh Tari Kreasi Tunggal

Contoh Tari Kreasi Tunggal

Skola
Tari Burung Enggang, Tarian Suku Dayak Kenyah

Tari Burung Enggang, Tarian Suku Dayak Kenyah

Skola
Usaha Untuk Melestarikan Elang Jawa

Usaha Untuk Melestarikan Elang Jawa

Skola
Peran Mikroorganisme Tanah

Peran Mikroorganisme Tanah

Skola
komentar
Close Ads X