Kompas.com - 10/02/2021, 13:54 WIB
Ilustrasi kepanasan Bartek SzewczykIlustrasi kepanasan

KOMPAS.com - Matahari adalah pusat dari Tata surya kita yang memberikan kehangatan dan kehidupan di bumi. Panas Matahari terasa sama pada suatu daerah dan akan berbeda di daerah lainnya.

Namun apakah jadinya jika panas Matahari meningkat jauh lebih besar dibanding suhunya sekarang? Apa pengaruhnya pada Bumi dan kehidupan di dalamnya? Untuk mengetahui jawabannya, yuk kita simak penjelasan berikut ini!

  • Meningkatnya Suhu Matahari

Matahari adalah benda langit yang sangat besar namun tetap tidak mungkin untuk hidup selamanya. Para ilmuan memprediksikan bahwa Matahari akan mati sekitar 5 miliar tahun lagi. Sebelum itu terjadi Matahari akan perlahan-lahan kehabisan hidrogen sebagai bahan bakarnya.

Baca juga: Mengapa Matahari Selalu Mengikuti Kita?

Dilansir dari Space, saat hidrogen habis tidak aka nada tekanan helium di Matahari yang menyebabkan gaya garvitasi Matahari akan bebas. Gaya gravitasi yang tidak tertekan helium membuatnya semakin kuat sehingga Matahari memanas dan semakin membesar.

  • Merusak Orbit Bumi

Membesar dan meningkatnya panas Matahari secara berlebihan mengganggu planet terdekatnya. Merkurius dan Venus mungkin akan tertelan oleh gaya gravitasi Matahari. Sedangkan orbit Bumi akan tertarik lebih dekat ke Matahari.

Rusaknya orbit Bumi dapat menyebabkan Bumi tertadrak oleh benda langit yang besar sehingga menyebabkan bencana alam yang dahsyat.

Orbit yang semakin dekat dengan Matahari membuat Bumi diterpa angin Matahari yang sangat besar dan dapat mengikis atmosfer Bumi.

Halaman:

Sumber Space,NASA
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bisakah Serigala Dijinakkan?

Bisakah Serigala Dijinakkan?

Skola
Kisah Sedih di Balik Kepunahan Burung Dodo

Kisah Sedih di Balik Kepunahan Burung Dodo

Skola
Alasan Ikan Hiu Menyerang Manusia

Alasan Ikan Hiu Menyerang Manusia

Skola
Apakah Fenomena Aurora Berbahaya?

Apakah Fenomena Aurora Berbahaya?

Skola
Fakta Unik Death Valley, Tempat Terpanas di Bumi

Fakta Unik Death Valley, Tempat Terpanas di Bumi

Skola
5 Kota Hantu yang Ditinggalkan Penduduknya

5 Kota Hantu yang Ditinggalkan Penduduknya

Skola
Seberapa Panas Suam-Suam Kuku?

Seberapa Panas Suam-Suam Kuku?

Skola
Kenapa Pria Tidak Bisa Membedakan Warna Lipstik?

Kenapa Pria Tidak Bisa Membedakan Warna Lipstik?

Skola
5 Alat Musik Tradisional NTB

5 Alat Musik Tradisional NTB

Skola
4 Alat Musik Daerah Jawa Barat

4 Alat Musik Daerah Jawa Barat

Skola
Keunikan Alat Musik Dogdog, Gendang Khas Banten

Keunikan Alat Musik Dogdog, Gendang Khas Banten

Skola
Alat Musik Trompet Reog Khas Jawa Timur

Alat Musik Trompet Reog Khas Jawa Timur

Skola
Bende, Alat Musik Tradisional Lampung

Bende, Alat Musik Tradisional Lampung

Skola
7 Alat Musik Daerah Sumatera Barat

7 Alat Musik Daerah Sumatera Barat

Skola
Mengenal Gamelan Khas Jawa Tengah dan Yogyakarta

Mengenal Gamelan Khas Jawa Tengah dan Yogyakarta

Skola
komentar
Close Ads X