Kegagalan Pasar: Pengertian dan Faktornya

Kompas.com - 02/01/2021, 13:01 WIB
Ilustrasi pasar tradisional shutterstock.comIlustrasi pasar tradisional

KOMPAS.com - Kegagalan pasar terjadi ketika sistem harga gagal untuk menghitung semua biaya dan manfaat dalam pasar.

Kegagalan pasar adalah ketidakmampuan perekonomian suatu pasar untuk berfungsi secara efisien dalam pertumbuhan ekonomi.

Suatu pasar dikatakan gagal jika tidak bisa memberikan jumlah yang optimal secara kebutuhan sosial. Dari sinilah dibutuhkan sebuah sistem pasar yang dikolaborasikan antara pemerintah dan pasar bebas.

Dalam buku Case Fair (Prinsip-Prinsip Ekonomi) (2007) karya Karl E. Case dan Ray C. Fair, sistem pasar memberikan insentif untuk menimbang biaya dan manfaat serta beriperasi secara efisein.

Baca juga: Targeting: Definisi dan Kriteria Pemilihan Target Pasar

Namun, kenyataannya dalam pasar bebas tidak selalu menghasilkan alokasi sumber daya yang efisien. Sehingga peran pemerintah dalam perekonomian menjadi penting.

Banyak pihak yang menginginkan keterlibatan pemerintah dalam perekonomian untuk mengoreksi kegagalan pasar. Selain itu, juga untuk membantu pasar dalam fungsi yang lebih efisien.

Faktor kegagalan pasar

Amiruddin Idris dalam bukunya Ekonomi Publik (2018), mengatakan terdapat beberapa faktor kegagalan pasar, yaitu:

  • Adanya barang publik

Barang publik memberikan manfaat kolektif pada anggota masyarakat. Sehingga, sebagian besar kasus orang tidak bisa dicegah untuk turut serta menerima manfaatnya,

Biasanya, perusahaan swasta tidak merasa mendapat keuntungan dengan memproduksi barang publik. Maka, kebutuhan akan brang publik adalah sumber lain inefisiensi.

Baca juga: Segmentasi Pasar: Definisi dan Jenisnya

Contohnya sistem saluran pembuangan, penerangan jalan, taman umum, dan lainnya.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Macam-Macam Norma di Masyarakat

Macam-Macam Norma di Masyarakat

Skola
Perbedaan Informasi Tersurat dan Tersirat

Perbedaan Informasi Tersurat dan Tersirat

Skola
Ciri Perlawanan Bangsa Indonesia pada Abad Ke-19

Ciri Perlawanan Bangsa Indonesia pada Abad Ke-19

Skola
Ciri Khas Masjid Kuno di Indonesia

Ciri Khas Masjid Kuno di Indonesia

Skola
Pengertian Suhu dan Faktornya

Pengertian Suhu dan Faktornya

Skola
Kondisi Cuaca dan Pengaruhnya Terhadap Kegiatan Manusia

Kondisi Cuaca dan Pengaruhnya Terhadap Kegiatan Manusia

Skola
Cara Menghitung Luas Permukaan Tabung

Cara Menghitung Luas Permukaan Tabung

Skola
Cara Menghitung Volume Kubus

Cara Menghitung Volume Kubus

Skola
Perbedaan Musim, Iklim, dan Cuaca

Perbedaan Musim, Iklim, dan Cuaca

Skola
Cara Menghitung Luas Permukaan Kubus

Cara Menghitung Luas Permukaan Kubus

Skola
Cara Menghitung Luas Permukaan Prisma

Cara Menghitung Luas Permukaan Prisma

Skola
Penyebab Terjadinya Perbedaan Musim di Bumi

Penyebab Terjadinya Perbedaan Musim di Bumi

Skola
Cara Menghitung Luas Permukaan Kerucut

Cara Menghitung Luas Permukaan Kerucut

Skola
Cara Menghitung Luas Trapesium

Cara Menghitung Luas Trapesium

Skola
Cara Menghitung Luas Jajar Genjang

Cara Menghitung Luas Jajar Genjang

Skola
komentar
Close Ads X