Demokrasi sebagai Bentuk Kedaulatan Rakyat

Kompas.com - 03/09/2020, 13:15 WIB
ilustrasi kedaulatan rakyat shutterstock.comilustrasi kedaulatan rakyat

KOMPAS.com - Demokrasi pada umumnya sering disebut sebagaui rule by the people. Pengertian demokrasi oleh Abraham Lincoln adalah pemerintah dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.

Rakyat selaku mayoritas memiliki suara menentukan dalam proses perumusan kebijakan pemerintah melalui saluran-saluran yang tersedia.

Dalam buku Paradigma Baru Pendidikan Kewarganegaraan (2019) karya Winarno, pemerintahan dari rakyat artunya pemerintahan negara mendapat mandat dari rakyat untuk menyelenggarakan pemerintahan.

Rakyat adalah pemergang kedaulatan atau kekuasaan tertinggi dalam negara demokrasi. Bila pemerintah telah mendapat mandat dari rakyat untuk memimpin penyelenggaraan bernegara, maka pemerintah tersebut sah.

Baca juga: Demokrasi Pancasila: Pengertian dan Keunggulannya

Dalam sistem demokrasi, posisi rakyat sama tingginya di hadapan hukum dan pemerintahan. Rakyat memiliki kedaulatan yang sama, baik kesemoatan untuk memilih atau dipilih.

Dilansir dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, para ilmuwan politik memberikan ciri utama demokrasi yaitu berlaku dan tegaknya hukum di masyarakat.

Jika hukum tidak berlaku, maka yang terjadi adalah anarkhi bukan demokrasi. Sehingga ciri utama sistem demokrasi adalah tegaknya hukum di masyarakat dan diakuinya Hak Asasi Manusia (HAM) oleh setiap anggota masyarakat.

Secara substantif, prinsip utama dalam demokrasi ada dua, yaitu:

  • Kebebasan atau persamaan

Kebebasan dan persamaan merupakan dasar yang kuat dari demokrasi. Kebebasan adalah sarana mencapao kemajuan dengan memberikan hassil maksimal dari usaha.

Sedangkan persamaan yakni sarana penting untuk kemajuan setiap orang. Dengan prinsip persamaan, setiap orang dianggap sama, tanpa dibeda-bedakan. Serta memperoleh akses dan kesempatan yang sama.

Baca juga: Demokrasi Liberal (1949-1959): Pengertian, Ciri-Ciri, dan Kegagalannya

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rumah Mbaru Niang, Rumah Adat di Kampung Wae Rebo NTT

Rumah Mbaru Niang, Rumah Adat di Kampung Wae Rebo NTT

Skola
Apa Itu Sudut Deklinasi?

Apa Itu Sudut Deklinasi?

Skola
Mengapa Kutub Magnet Selalu ke Arah Utara dan Selatan

Mengapa Kutub Magnet Selalu ke Arah Utara dan Selatan

Skola
Jenis dan Karakteristik Limbah Keras

Jenis dan Karakteristik Limbah Keras

Skola
Contoh Bahan-Bahan Konduktor, Isolator, dan Semikonduktor

Contoh Bahan-Bahan Konduktor, Isolator, dan Semikonduktor

Skola
Sikap Teladan dari Raden Ajeng Kartini

Sikap Teladan dari Raden Ajeng Kartini

Skola
Rumah Baileo, Rumah Adat Maluku

Rumah Baileo, Rumah Adat Maluku

Skola
Pidato: Pengertian, Tujuan, dan Jenisnya

Pidato: Pengertian, Tujuan, dan Jenisnya

Skola
Cara Menulis Teks Pidato

Cara Menulis Teks Pidato

Skola
Kemampuan Seorang Pemimpin dan Tugas-tugasnya

Kemampuan Seorang Pemimpin dan Tugas-tugasnya

Skola
Teknik Pukulan dalam Permainan Bulu Tangkis

Teknik Pukulan dalam Permainan Bulu Tangkis

Skola
Penyebab Keberagaman Ras

Penyebab Keberagaman Ras

Skola
Komponen Penunjang Komunikasi dalam Jaringan (Daring)

Komponen Penunjang Komunikasi dalam Jaringan (Daring)

Skola
Upaya Pemerintah dalam Melaksanakan Pembangunan Nasional

Upaya Pemerintah dalam Melaksanakan Pembangunan Nasional

Skola
Taneyan Lanjhang, Rumah Adat Masyarakat Madura

Taneyan Lanjhang, Rumah Adat Masyarakat Madura

Skola
komentar
Close Ads X