Kompas.com - 23/04/2020, 16:30 WIB
Makeup artist ternama, Bennu Sorumba (ketiga dari kiri) bersama pihak-pihak di balik kesuksesan penerbitan buku biografinya, Sleeping Beauty di Cozyfield Gramedia Pondok Indah Mall, Jakarta Selatan, Senin (5/3/2018). KOMPAS.com/Nabilla TashandraMakeup artist ternama, Bennu Sorumba (ketiga dari kiri) bersama pihak-pihak di balik kesuksesan penerbitan buku biografinya, Sleeping Beauty di Cozyfield Gramedia Pondok Indah Mall, Jakarta Selatan, Senin (5/3/2018).
Penulis Ari Welianto
|

KOMPAS.com - Mungkin kamu pernah membaca buku biografi seorang tokoh, baik tokoh nasional atau dunia.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), biografi adalah riwayat hidup (seseorang) yang ditulis oleh orang lain.

Teks biografi merupakan bentuk teks yang berisi mengenai kisah suatu tokoh dalam mengarungi kehidupannya.

Dikutip situs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), biografi memuat identitas dan peristiwa yang dialami seseorang, termasuk karya dan penghargaan yang diterima dan permasalahan yang dihadapinya.

Uraian tentang identitas berisi antara lain nama, tempat dan tanggal lahir, latar belakang keluarga, riwayat pendidikan, dan riwayat organisasi yang diikuti.

Uraian soal peristiwa berisi kejadian yang dialami tokoh dalam mengharumkan nama bangsa, mengembangkan karier, atau memperjuangkan hidup.

Sementara uraian tentang masalah memuat hambatan, tantangan, atau kendala yang dihadapi tokoh dalam mencapai tujuan dan cita-citanya. Teks biografi termasuk teks naratif.

Baca juga: Biografi dan Sejarah Ditetapkan Hari Kartini yang Jatuh Setiap 21 April 

Ciri-ciri teks biografi

  • Memuat fakta

Dalam biografi harus memuat fakta mengenai tokoh yang akan ditulis dalam bentuk naratif.

  • Struktur jelas

Struktur teks yang dibuat untuk menulis biografi harus jelas, jangan membingungkan atau tanda tanya bagi pembaca. Penulis bisa menggunakan alur maju, mundur, maupun campuran saat membuat teks biografi.

  • Bahasa yang lugas

Teks biografi yang ditulis harus menggunakan bahasa yang jelas, lugas tidak terlalu memakai unggkapan atau majas.

Struktur teks biografi

Setiap jenis teks akan dibangun atau disusun dengan struktur yang berbeda. Teks biografi yang dibaca diawali dengan orientasi, urutan peristiwa kehidupan tokoh, dan reorientasi.

Berikut penjelasannya:

  • Orientasi

Dalam teks biografi diawali orientasi dimulai dengan orientasi yang memberi pengenalan tokoh secara umum, seperti nama, tempat dan tanggal lahir, latar belakang keluarga serta riwayat pendidikan.

  • Peristiwa dan masalah

Pada struktur teks biografi selajutnya mengenai urutan strukur kehidupan tokoh yang akan ditulis.

Pada bagian tersebut akan dijelaskan mengenai suka duka yang dialami tokoh dan bagaimana bisa menjadi seperti sekarang ini.

Baca juga: [Biografi Tokoh Dunia] Immanuel Kant, Pemikir Moral Manusia Abad 17

  • Reorientasi

Reorientasi merupakan bagian akhir pada teks biografi. Di mana berisikan mengenai pandangan atau kesimpulan penulis terhadap tokoh tersebut.

Bagian reorientasi sifatnya opsional, artinya boleh ada dan boleh tidak ada.

Unsur kebahasaan

Ada beberapa unsur kebahasaan yang harus diperhatikan dalam membuat teks biografi.

Berikut unsur-unsur kebahasaan:

  • Kata hubung

Kata hubung merupakan kata yang memiliki fungsi sebagai penghubung satu kata dengan kata lain. Dengan keberadaan kata hubung akan membuat kalimat menjadi enak saat dibaca.

Dalam kata hubung dibagi menjadi dua, yakni konjungsi intrakalimat dan konjungsi antarkalimat.

Konjungsi intrakalimat adalah penghubung yang berfungsing untuk menyambung satu klausa dengan klausa lain yang masih ada di dalam sebuah kalimat.

Konjungsi antarkalimat adalah konjungsi yang menghubungkan satu kalimat dengan kalimat lain dan dipisah oleh titik.

  • Rujukan kata

Rujukan kata adalah kata yang merujuk pada pada sesuatu yang sudah disebutkan sebelumnya. Rujukan kata memiliki fungsi agar penulis tidak mengulang-ulang sebuah kata yang sama.

  • Penanda waktu, tempat dan cara

Pada teks biografi terdapat kata yang berfungsi menunjukkan peristiwa, waktu, dan tempat.

Penanda bisa memberikan variasi dalam membuat teks biografi yang tidak membosankan bagi pembaca. 


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Senjata Tradisional Bengkulu

Senjata Tradisional Bengkulu

Skola
Badik Tumbuk Lado, Senjata Tradisional Kepulauan Riau

Badik Tumbuk Lado, Senjata Tradisional Kepulauan Riau

Skola
Keunikan Kujang, Senjata Tradisional Jawa Barat

Keunikan Kujang, Senjata Tradisional Jawa Barat

Skola
Beragam Senjata Tradisional Khas Jakarta

Beragam Senjata Tradisional Khas Jakarta

Skola
Mengenal Senjata Tradisional Banten

Mengenal Senjata Tradisional Banten

Skola
Senjata Tradisional Khas Jawa Timur

Senjata Tradisional Khas Jawa Timur

Skola
Senjata Tradisional Jawa Tengah dan Yogyakarta

Senjata Tradisional Jawa Tengah dan Yogyakarta

Skola
Keunikan Keris Tumbuk Lada, Senjata Khas Jambi

Keunikan Keris Tumbuk Lada, Senjata Khas Jambi

Skola
3 Senjata Tradisional Aceh

3 Senjata Tradisional Aceh

Skola
4 Alat Musik Daerah Sulawesi Barat

4 Alat Musik Daerah Sulawesi Barat

Skola
Senjata Tradisional Sumatera Utara

Senjata Tradisional Sumatera Utara

Skola
Guoto, Alat Musik Daerah Papua Barat

Guoto, Alat Musik Daerah Papua Barat

Skola
3 Alat Musik Tradisional Sulawesi Selatan

3 Alat Musik Tradisional Sulawesi Selatan

Skola
Alat Musik Kangkuang, Kalimantan Barat

Alat Musik Kangkuang, Kalimantan Barat

Skola
Ladolado, Alat Musik Khas Sulawesi Tenggara

Ladolado, Alat Musik Khas Sulawesi Tenggara

Skola
komentar
Close Ads X