Kompas.com - 07/07/2021, 09:02 WIB
Vaksin Moderna telah mendapat izin BPOM untuk digunakan di Indonesia dalam program vaksinasi pemerintah. Efikasi vaksin Moderna ini capai 94,1 persen. SHUTTERSTOCK/oasisamuelVaksin Moderna telah mendapat izin BPOM untuk digunakan di Indonesia dalam program vaksinasi pemerintah. Efikasi vaksin Moderna ini capai 94,1 persen.

KOMPAS.com - Vaksin Covid-19 Moderna akan segera dipakai di Indonesia dan telah mendapat izin penggunaan darurat oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Diberitakan Kompas.com sebelumnya, Penasihat Keamanan Nasional Amerika Serikat (AS) Jake Sullivan memastikan akan menyumbangkan empat juta dosis vaksin Moderna untuk Indonesia.

Hal ini disampaikannya dalam pembicaraan telepon dengan Menteri Luar Negeri Indonesia (Menlu) Retno Marsudi, sebagaimana pernyataan tertulis Gedung Putih.

“AS akan menyumbangkan empat juta dosis vaksin Moderna pada Indonesia dan akan dikirimkan sesegera mungkin melalui Covax,” kata Sullivan seperti dikutip dalam pernyataannya pada Jumat (2/7/2021).

Sesampainya vaksin Moderna di Tanah Air, bantuan akan segera didistribusikan ke masyarakat.

Baca juga: Apa Saja Efek Samping Vaksin Moderna yang Segera Digunakan di Indonesia?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lantas, untuk siapa vaksin berbasis mRNA ini?

Vaksin produksi perusahaan farmasi AS ini bukan untuk program mandiri atau gotong royong.

"Ini nanti untuk program pemerintah," kata Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung, dr Siti Nadia Tarmizi kepada Kompas.com, Rabu (7/7/2021).

Diberitakan sebelumnya, Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) memberikan rekomendasi pemberian vaksin Covid-19 Moderna kepada ibu hamil.

Selain Moderna, vaksin lain yang direkomendasikan diberikan kepada ibu hamil yaitu Pfizer, AstraZeneca, Sinovac, dan Sinopharm.

Informasi ini telah dikonfirmasi Humas Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Halik Malik, Minggu (4/7/2021).

Melalui keterangan tertulisnya, POGI menerangkan, vaksinasi Covid-19 dianjurkan diberikan mulai kehamilan di atas 12 minggu dan paling lambat usia kehamilan 33 minggu.

Namun, hingga saat ini Kemenkes belum dapat memastikan apakah vaksin Moderna akan dipakai untuk ibu hamil.

"Kalau untuk penggunaan pada ibu hamil, kami masih tunggu EUA dari BPOM ya," ungkap Nadia.

Hingga berita ini ditayangkan, Kompas.com belum mendapat jawaban dari BPOM.

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.