Apa Itu Kortikosteroid dan Mengapa Efektif Melawan Covid-19?

Kompas.com - 10/09/2020, 10:11 WIB
Ilustrasi: perawatan pasien positif terinfeksi virus corona ShutterstockIlustrasi: perawatan pasien positif terinfeksi virus corona

Oleh Gordon Dent

PADA Juni silam, ketika obat steroid murah deksametason dilaporkan mampu mengobati pasien yang menderita Covid-19, para dokter dan ilmuwan meminta agar orang-orang waspada.

Mereka secara hati-hati menggarisbawahi perlunya penelitian lebih lanjut untuk mengkonfirmasi peran obat tersebut - dan juga obat mengandung hormon steroid lainnya - dalam penanganan penyakit ini.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) kini telah mengkonfirmasi hal ini. WHO telah menerbitkan sebuah analisis yang menunjukkan bahwa tingkat keselamatan pasien Covid-19 yang sakit parah meningkat setelah dirawat dengan deksametason dan kortisteroid lainnya.

Penelitian ini mengumpulkan data dari tujuh uji coba berbeda yang mengevaluasi keefektifan obat-obat ini, meneliti hasil perawatan 1.703 pasien Covid-19 parah.

Pasien yang diobati dengan salah satu dari tiga kortikosteroid - hidrokortison, deksametason atau metilprednisolon - memiliki risiko kematian setelah 28 hari sebesar 32%. Mereka yang menerima pengobatan biasa atau menerima placebo, memiliki risiko 40%.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Apa itu kortikosteorid?

Kata “steroid” dapat mengakibatkan kesalahpahaman. Kortikosteroid tidak memiliki kemampuan yang sama dengan turunan testosteron - androgen, atau “anabolic” steroid - yang digunakan para binaragawan dan olahragawan yang tidak sportif.

Kortikosteroid digunakan sebagian besar untuk mengobati penyakit yang timbul akibat inflamasi, yaitu ketika sistem imun tubuh melancarkan respons yang berlebihan terhadap sesuatu atau menyerang sel-sel tubuh sendiri.

Keluarga obat-obatan ini telah ada selama berpuluh tahun – penggunaan medis deksametason disetujui pada 1961.

Penelitian itu menemukan bahwa hubungan dengan tingkat keselamatan terkuat ada pada hidrokortison - nama yang mungkin sudah familiar. Obat ini telah digunakan selama berpuluh tahun, dalam ragam bentuk, untuk mengobati kondisi inflamasi, mulai dari eksim yang sedang hingga radang usus parah.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bisa Jadi Sarang Kuman, Inilah Benda-benda Paling Kotor di Rumah

Bisa Jadi Sarang Kuman, Inilah Benda-benda Paling Kotor di Rumah

Oh Begitu
Penyebab dan Cara Mengatasi Biang Keringat

Penyebab dan Cara Mengatasi Biang Keringat

Kita
Ahli Ungkap Islandia Bagian Benua yang Tenggelam 10 Juta Tahun Lalu

Ahli Ungkap Islandia Bagian Benua yang Tenggelam 10 Juta Tahun Lalu

Oh Begitu
Banyak Lansia di Indonesia, Tenaga Kesehatan Harus Paham Pentingnya Healthy Aging

Banyak Lansia di Indonesia, Tenaga Kesehatan Harus Paham Pentingnya Healthy Aging

Oh Begitu
Kamasutra Satwa: Kibaskan Ekornya ke Samping, Tanda Anjing Betina Siap Kawin

Kamasutra Satwa: Kibaskan Ekornya ke Samping, Tanda Anjing Betina Siap Kawin

Oh Begitu
Tanda Pasien Covid-19 Memburuk Saat Isoman Menurut Satgas Covid-19

Tanda Pasien Covid-19 Memburuk Saat Isoman Menurut Satgas Covid-19

Oh Begitu
Penemuan Obat Antivirus Ini Lahirkan Obat untuk Lawan Virus dari Herpes, HIV hingga Covid-19

Penemuan Obat Antivirus Ini Lahirkan Obat untuk Lawan Virus dari Herpes, HIV hingga Covid-19

Oh Begitu
Isu Doping Atlet Pesaing Windy Cantika Aisah, Apa Itu Doping dan Risikonya?

Isu Doping Atlet Pesaing Windy Cantika Aisah, Apa Itu Doping dan Risikonya?

Oh Begitu
Perjalanan Vaksin Nusantara, Kehebohan dan Pelajarannya

Perjalanan Vaksin Nusantara, Kehebohan dan Pelajarannya

Oh Begitu
6 Tips Minum Kopi Agar Lebih Menyehatkan Tubuh

6 Tips Minum Kopi Agar Lebih Menyehatkan Tubuh

Oh Begitu
Pantai Alaska Diguncang Gempa M 7,8 Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia

Pantai Alaska Diguncang Gempa M 7,8 Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia

Oh Begitu
Syarat Rumah yang Bisa Dipakai Isolasi Mandiri Menurut Dokter

Syarat Rumah yang Bisa Dipakai Isolasi Mandiri Menurut Dokter

Oh Begitu
Satu Dosis Vaksin AstraZeneca 82 Persen Efektif Lawan Varian Beta dan Gamma

Satu Dosis Vaksin AstraZeneca 82 Persen Efektif Lawan Varian Beta dan Gamma

Oh Begitu
Tingkat Kematian Akibat Covid-19 di Indonesia Capai 36 Persen, Ini Penyebabnya

Tingkat Kematian Akibat Covid-19 di Indonesia Capai 36 Persen, Ini Penyebabnya

Oh Begitu
Antibodi Vaksin Sinovac Menurun Setelah 6 Bulan, Ini Faktanya

Antibodi Vaksin Sinovac Menurun Setelah 6 Bulan, Ini Faktanya

Oh Begitu
komentar
Close Ads X