Polemik Foto Tara Basro, Ahli Nilai Terkait Cara Pandang Masyarakat

Kompas.com - 05/03/2020, 18:10 WIB
Tara Basro saat ditemui dalam peluncuran trailer film Gundala di CGV FX Sudirman, Senayan, Jakarta Selatan, Sabtu (20/7/2019). KOMPAS.com/IRA GITATara Basro saat ditemui dalam peluncuran trailer film Gundala di CGV FX Sudirman, Senayan, Jakarta Selatan, Sabtu (20/7/2019).


KOMPAS.com - Tara Basro menjadi trending di media sosial, setelah foto-foto yang diposting di akun Twitter pribadinya dinilai Kementerian Komunikasi dan Informatika ( Kominfo) mengandung unsur pornografi dan melanggar UU ITE.

Namun, Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Johnny G Plate menilai foto yang diunggah aktris yang bermain di film  Perempuan Tanah Jahanam ini, tidak melanggar pasal kesusilaan dalam Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Pernyataan tersebut sangat berbeda dengan yang disampaikan oleh Kabiro Humas Kemenkominfo Ferdinand Setu.

Sebelumnya, dasar kasus Tara Basro yang disampaikan Ferdinand menggunakan Pasal 27 Ayat (1).

Pasal itu menyebut mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan.

Baca juga: Bagaimana Pornografi Jadi Racun yang Melumpuhkan Kemampuan Seks Pria?

"Kata-kata akhir dalam pasal itu "melanggar kesusilaan" dan tidak menyebut soal pornografi. Sementara Kominfo mengintrepretasikan itu sama dengan pornografi," ujar peneliti Antropologi Gender dan Seksualitas Universitas Indonesia (UI), Irwan Hidayana saat dihubungi Kompas.com, Kamis (5/3/2020).

Unsur pornografi, kata Irwan, definisinya sangat berbeda dengan kesusilaan.

Pornografi lebih mengacu pada visual, baik gambar maupun film serta narasi yang tujuannya merangsang hasrat sensual bagi penontonnya.

"Untuk menilai sesuatu itu (disebut) pornografi atau tidak, memang tidak mudah," kata Irwan.

Dalam foto yang diunggah Tara Basro, juga ditulis tentang bagaimana dia sebagai perempuan menghargai tubuhnya.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X