Gempa Hari Ini: M 5,2 Guncang Laut Mentawai, Tidak Berpotensi Gempa

Kompas.com - 04/03/2020, 23:26 WIB
Ilustrasi gempa bumi ShutterstockIlustrasi gempa bumi

KOMPAS.com - Gempa tektonik berkekuatan M 5,2 mengguncang wilayah Kepulauan Mentawai pada pukul 20.36 WIB, Rabu (4/3/2020).

Berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika ( BMKG), menunjukkan bahwa gempa tersebut memiliki parameter awal M 5,2 dan kemudian pemutakhiran parameter diperoleh M 4,9.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, menyampaikan dalam keterangan tertulis bahwa episenter gempa terletak pada koordinat3.48 LS dan 99.53 BT.

Lokasi tepatnya yaitu di laut pada jarak 158 kilometer arah Selatan Kota Tuapejat, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat pada kedalaman 30 kilometer.

Baca juga: Zona Megathurst Sukabumi Picu Gempa Besar dan Tsunami? Ini Kata BMKG

Meskipun lokasi gempa yang terjadi berada di laut, tetapi dari hasil pemodelan BMKG tidak menunjukkan adanya potensi tsunami.

Hingga hari Rabu (4/3/2020), pukul 21.03 WIB, hasil laporan monitoring BMKG tidak menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya deformasi batuan dalam lempeng Indo-Australia di zona subduksi Mentawai," kata Rahmat Triyono.

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan turun atau normal fault.

Sementara itu, dampak gempabumi ini dirasakan di daerah Sipora Utara dengan skala intensitas II MMI, yaitu getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut," ujar dia.

Baca juga: Gempa Sintang Sabtu Malam, Bukti Kalimantan Tak Sepenuhnya Aman Lindu

BMKG mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Serta, upayakan untuk menghindari diri dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X