Kebakaran Double O Sorong, Penjelasan Polisi soal Gagalnya DJ Indah Cleo Dkk Selamatkan Diri

Kompas.com - 29/01/2022, 06:50 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Indah Sukmadani atau yang biasa dikenal sebagai Dj Indah Cleo menjadi salah satu dari 17 korban akibat bentrokan antarkelompok di Sorong, Papua Barat, Senin (24//1/2022).

DJ Indah Cleo dan 16 orang lainnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan setelah terjebak di dalam kebakaran kelab Double O Sorong yang dipicu dari bentrokan tersebut.

Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol Adam Erwindi memberikan penjelasan mengenai kebakaran tersebut.

Lari ke lantai 2

Sebelum kebakaran terjadi di Double O Sorong, beberapa orang saling bentrok di dalam tempat hiburan malam tersebut dan mengakibatkan 1 orang tewas.

Peristiwa tersebut membuat DJ Indah dan 16 orang lainnya ketakutan. Mereka berusaha menyelamatkan diri dengan lari ke lantai 2, ke sebuah ruangan yang diduga tempat karaoke.

Baca juga: Penyebab Dj Indah Cleo dan 16 Korban Gagal Selamatkan Diri dari Kebakaran akibat Bentrokan di Sorong

"Jadi sebelumnya ada bentrok, dari bentrok itu ada korban yang meninggal satu orang. Saat itu mereka (17 korban) naik ke lantai dua karena takut," ujar Adam Erwindi saat dikonfirmasi, Jumat (28/1/2022).

Kebakaran

Sementara, Adam mengungkapkan penyebab DJ Indah Cleo dan 16 orang lainnya terjebak dalam kebakaran yang kemudian terjadi di tempat hiburan malam tersebut.

"Tapi mereka (17 orang) itu takut (keluar ruangan) dan ketika keluar dari lantai 2, jalan turunnya sudah penuh dengan api," ucap Adam.

"Mereka (17 orang) ditemukan di satu ruangan, di pojok. Ruangannya seperti tempat karaoke," kata Adam melanjutkan.

Baca juga: Penjelasan Polisi soal Tewasnya Dj Indah Cleo dan 16 Orang akibat Bentrokan di Sorong

Proses identifikasi

Saat ini polisi masih melakukan identifikasi jenazah ke-17 korban, termasuk DJ Indah Cleo .

Oleh karenanya, jenazah belum diserahkan kepada pihak keluarga.

"Saat ini 17 jenazah masih diidentifikasi dan belum dibawa pulang oleh keluarga masing-masing," tutur Adam Erwindi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.