Kompas.com - 19/01/2022, 13:17 WIB
Penulis Firda Janati
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Rumah produksi Les' Copaque (LCP) memiliki alasan membuat karakter Upin dan Ipin menjadi anak yatim piatu.

Melalui klarifikasi di akun Twitter resmi, Les' Copaque menyebut proyek serial animasi Upin dan Ipin semula hanya merupakan kerjaan sampingan mereka.

"Kenapa Upin dan Ipin tiada ibu dan ayah? Ketika Upin & Ipin Musim 1 disiarkan di TV9, ianya merupakan projek sampingan saja," tulis Les' Copaque seperti dikutip dari akun Twitter @lescopaque, Rabu (19/1/2022).

Baca juga: Sempat Menghebohkan, Rumah Produksi Akhirnya Jawab Asal Usul Upin Ipin


Karena Upin dan Ipin proyek sampingan, Les' Copaque tidak memiliki banyak tenaga kerja yang cukup untuk membuat banyak karakter.

"Oleh kerana kesuntukan masa dan kekurangan tenaga kerja, tiada watak baru dihasilkan dan LCP memilih untuk menjadikan Upin dan Ipin anak yatim piatu," jelas Les' Coupaque.

Karena keputusan itu, selama ini Upin dan Ipin hanya ditampilkan hidup bersama sang nenek, Opah, serta kakak perempuannya, Kak Ros.

Baca juga: Setelah Kuburan, Kini Rumah Tinggal Upin Ipin Disorot

Les' Copaque juga menjawab alasan mengapa Upin hanya memiliki sehelai rambut dan Ipin digambarkan sebagai bocah botak, yang tak lain karena keterbatasan biaya produksi dan waktu.

Sebelumnya, Les' Copaque juga membantah soal jalan cerita Upin dan Ipin yang diambil dari kisah nyata.

Jalan cerita dua bocah botak tersebut merupakan karangan penulisnya, Ainon Ariff yang juga mengisi suara karakter Opah.

"Semua cerita Upin & Ipin adalah rekaan semata-mata dan ditulis sepenuhnya oleh Les’ Copaque Production," tulis Les' Copaque.

Klarifikasi tersebut dibuat Les' Copaque usai video makam yang bertuliskan nama Upin dan Ipin viral di media sosial.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.