Kompas.com - 07/05/2021, 16:27 WIB
Tsania Marwa datang ke Kantor Komisi Nasional Perlindungan Anak di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur, Minggu (10/12/2017). KOMPAS.com/IRA GITATsania Marwa datang ke Kantor Komisi Nasional Perlindungan Anak di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur, Minggu (10/12/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran Tsania Marwa merasa upaya menjemput anak-anaknya di rumah mantan suami, Atalarik Syach belum berjalan dengan adil.

Tsania mengungkapkan hal ini setelah ditanya oleh rekannya, Maia Estianty.

Menurut Maia, berkaca pada negara tetangga atau Amerika, saat eksekusi hak asuh idealnya anak-anak disiapkan dan orangtua yang tergugat harusnya ada di radius beberapa kilometer dari anaknya.

Juga, anak harus ada di zona netral sehingga tidak dipengaruhi pikirannya.

Baca juga: Dilarang Bawa HP dan Rekam Saat Jemput Anak, Tsania Marwa Ungkap Gerak-geriknya Direkam Keluarga Atalarik

"Dengan kejadian kemarin, enggak adil. Sorry tapi aku harus bilang enggak adil karena aku pikir di bayanganku, aku masuk, anak sudah di depan mungkin sudah disiapkan bawaannya entah tas atau apa, ya sudah aku tinggal jemput," ujar Tsania Marwa, dikutip dari kanal YouTube Maia AlElDul TV, Jumat (7/5/2021).

"Orang aku sudah sampai pede banget, 'Ah sudahlah paling lama sejam', itu sudah terucap di mulut. Ternyata sealot itu," sambungnya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ketika penjemputan itu dua anaknya berada di kamar mereka.

"Juga keadaan yang ternyata pengadilan tidak bisa menindak tegas. Banyak pihak-pihak pihak-pihak yang tidak berkepentingan tapi hadir, enggak bisa disterilisasi. Aku pikir akan disterilisasi," ucap Tsania.

Baca juga: Tsania Marwa Ceritakan Ketatnya Larangan di Rumah Atalarik Syach Saat Jemput Anak

Tsania sempat kesulitan bertatap muka dengan putra dan putrinya karena awalnya hanya bisa berkomunikasi di balik pintu dan jendela belakang. Kedua anaknya mengunci pintu kamar karena menyangka akan diculik ibunya sendiri.

Setelah sekitar dua jam, Tsania berhasil bertemu selama 10 menit, namun kedua anaknya kembali takut dan bersembunyi di kamar. Atalarik sendiri saat itu tidak ada di rumah.

Kata Tsania, sudah setahun ia tidak bertemu anak-anaknya. Dulu ia masih berusaha ke sekolah mereka untuk bertemu.\

Baca juga: Tsania Marwa Gagal Eksekusi Hak Asuh Anak, Maia Estianty: Kayak Deja Vu

Tetapi sejak adanya pandemi Covid-19 dan sekolah online, kesempatan Tsania menemui anaknya sirna.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X