Kompas.com - 20/04/2021, 17:50 WIB
Cinta Laura Khiel Tangkapan layar YouTube WAW EntertainmentCinta Laura Khiel

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyanyi Cinta Laura menepis anggapan bahwa kasus-kasus pelecehan seksual yang terjadi di ruang publik disebabkan karena pakaian perempuan yang seksi hingga terlihat menggoda.

Menurut pelantun "Cinta atau Uang" ini, kasus tersebut murni karena pikiran pelaku yang kotor. Hal itu ia ungkap saat berbincang bersama Anya Geraldine.

Baca juga: Cinta Laura: Daripada Fokus Kekurangan, Mending Fokus Kelebihan

"Ingat ya, yang namanya korban enggak bisa salah. Mau apa pun itu, baju yang dikenakan korban, mau itu casual, sexy, tetap mereka bisa jadi korban kekerasan. Artinya baju enggak ada hubungannya dengan korban kekerasan," ujar Cinta seperti dikutip Kompas.com dari kanal YouTube WAW Entertainment, Selasa (20/4/2021).

Pemain sinetron Cinderella ini menekankan bahwa masalah dasarnya ada pada kelakuan pelaku kekerasan seksual.

"Ya, karena yang pelaku lecehkan itu bukan baju, tapi manusia. Masalahnya itu 100 persen di pelaku yang pikirannya kotor dan enggak bisa kendalikan behaviour mereka," tuturnya.

Baca juga: Pandangan Cinta Laura soal Isu Kekerasan Seksual dan Kesetaraan Gender di Tanah Air

Cinta memilih aktif bersuara soal penanganan isu kekerasan seksual.

"Percaya atau enggak, 82 persen wanita di Indonesia pernah mengalami pelecehan seksual di ruang publik. Dan itu sesuatu yang harus kita lawan, sangat enggak adil dan enggak benar, perempuan Indonesia harus takut ke manapun mereka pergi. And that's break my heart," ucap Cinta.

Baca juga: Cerita Cinta Laura Tinggalkan Sahabat di Amerika demi Kembali ke Indonesia

Beberapa waktu lalu, Cinta sempat dinobatkan sebagai Duta Antikekerasan Terhadap Perempuan dan Anak oleh Kementerian Pemberdayaan dan Perlindungan Anak.

Lewat peran barunya ini, Cinta bertugas memberikan dukungan dan wawasan kepada perempuan dan anak agar terhindar dari berbagai bentuk kekerasan.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X