Kompas.com - 05/02/2021, 18:55 WIB
Jefri Nichol saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (13/3/2020) KOMPAS.com/ MELVINA TIONARDUSJefri Nichol saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (13/3/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Aktor Jefri Nichol sempat ramai menjadi sorotan lantaran aksinya yang turun ke jalan saat menolak Omnibus Law.

Hadir dalam acara Tanya yang dipandu oleh Anya Geraldine, bintang Dear Nathan itu menjelaskan alasannya sampai turun ke jalan.

Baca juga: Sinopsis Surat Cinta untuk Starla, Jefri Nichol Sadar Ada yang Lebih Indah dari Alam

“(Waktu itu demo) tentang Omnibus Law dan yang gue concern tentang masalah lingkungan. Yang dimana sebelumnya ada kebijakan perusahaan harus nyisain 30 persen kawasan lingkungan hidup, sekarang kebijakan itu diilangin,” kata Jefri Nichol dikutip Kompas.com, Jumat (5/2/2021).

Jefri menyayangkan hal itu karena bisa berpengaruh untuk lingkungan hidup ke depan.

Baca juga: Sinopsis Dear Nathan: Hello Salma, Kisah Cinta Jefri Nichol dan Amanda Rawles

“Entah lobi-lobian bagus jadi bisa pakai 100 persen lingkungan. Sayang sih, maksudnya bisa dieksploitasi gitu, entah sungai atau hutannya bisa banjir, atau bisa ditebang, sedih,” tutur Jefri lagi.

Mendengar jawaban Jefri Nichol, Anya lantas melontarkan pertanyaan adakah keinginan aktor berusia 22 tahun ini terjun dalam politik. Tanpa pikir panjang Jefri menjawab tidak.

Baca juga: Sinopsis Something in Between, Jefri Nichol Menguak Misteri Masa Lalu

“Enggak ada rencana sih, enggak punya kapabilitas juga masuk politik, bersuara aja,” ucap Jefri Nichol.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X