Kompas.com - 27/01/2021, 14:11 WIB
Nindy Ayunda di Baxter Smith, Jalan Senopati, Jumat (6/10/2017). KOMPAS.com/TRI SUSANTO SETIAWANNindy Ayunda di Baxter Smith, Jalan Senopati, Jumat (6/10/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kuasa hukum Nindy Ayunda, Herman Y Simarmata, mengatakan kliennya menjalani visum karena mengalami Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) oleh suaminya, Aksara Parasady Harsono.

"Masih proses visum. Nanti Nindy sendiri yang akan memberikan klarifikasi dan informasi kepada rekan-rekan media," kata Herman saat ditemui di Pengadilan Agama (PA) Jakarta Selatan, Rabu (27/1/2021).

Baca juga: Diperiksa Kasus Kepemilikan Senjata Api Suaminya, Nindy Ayunda Berstatus Saksi

Kendati demikian, Herman tidak bisa mengungkapkan detail KDRT yang dialami oleh kliennya.

Herman berujar, hasil visum tersebut akan keluar dalam beberapa waktu ke depan.

"Ya mungkin minggu depan kali ya hasilnya," kata Herman.

Baca juga: Nindy Ayunda Dicecar 17 Pertanyaan Berkait Kasus Senjata Api Suaminya

Herman berujar, prahara rumah tangga Nindy Ayunda dan Askara Harsono bermula ketika adanya kesalahpahaman antar keduanya pada 2011.

Kemudian, Nindy Ayunda dan Askara dikatakan mulai cekcok pada 2012.

Akhirnya, Nindy Ayunda disebut mengalami KDRT secara fisik dan memutuskan untuk melaporkan Askara pada 19 Desember 2020 ke Polres Jakarta Selatan.

Baca juga: Jalani Pemeriksaan, Nindy Ayunda Sekaligus Jenguk Sang Suami

"Jadi 8 tahun dalam proses rumah tangga itukan (percekcokan). Tetapi semua kejadian yang psikis atau fisik itu kan enggak tahu, itukan cuma Nindy yang tahu," kata Herman.

Oleh karena itu, Herman menegaskan tidak ada relevansinya antara perceraian dan penangkapan Askara Harsono terkait kasus dugaan narkoba dan kepemilikan senjata api.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X