Kompas.com - 31/12/2020, 15:34 WIB
Pablo Benua dan Rey Utami klmpak kenakan pakaian cokelat saat dijumpai di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (9/3/2020). KOMPAS.com/Revi C Rantung Pablo Benua dan Rey Utami klmpak kenakan pakaian cokelat saat dijumpai di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (9/3/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pablo Benua bersama artis peran Galih Ginanjar baru saja bebas dari penjara atas kasus pencemaran nama baik berkait video ikan asin.

Mereka bebas dari LP Cipinang, Jakarta Timur, Rabu (30/12/2020).

Istri Pablo Benua, Rey Utami, mendadak drop setelah mengetahui suaminya bebas dari penjara.

Baca juga: Dapat Asimilasi, Pablo Benua dan Galih Ginanjar Bebas dari Penjara

Rey Utami tidak mengetahui bebasnya Pablo Benua dan malah mendapatkan kabar dari awak media.

"Enggak tahu kak Rey, baru dapat tadi pagi dari wartawan. Sekarang Kak Rey drop. (Drop) Gara-gara bang Pablo enggak pulang dan enggak kabari," ungkap asisten Rey Utami, Habibah, saat dihubungi wartawan, Kamis (31/12/2020).

Meski kondisi badan yang kurang sehat, Rey Utami melakukan beberapa upaya agar bisa bertemu suaminya itu.

"Iya nih (Rey Utami mau menemui Pablo Benua). Ini lagi kami cari tahu juga alamatnya di mana," ungkap Habibah.

Baca juga: Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Pablo Benua Minta Rey Utami Stop Fitnah Dirinya

Adapun Pablo Benua dan Galih Ginanjar bisa bebas dari penjara karena mendapatkan asimilasi terkait pencegahan dan penanggulangan Covid-19.

Sebagaimana diatur dalam Permenkumham Nomor 10 Tahun 2020 tentang Syarat Pemberian Asimilasi dan Hak Integrasi Bagi Narapidana dan Anak dalam Rangka Pencegahan dan Penanggulangan Penyebaran Covid-19.

Walau begitu, Galih Ginanjar dan Pablo Benua masih berada dalam bimbingan dan pengawasan Balai Pemasyarakatan Jakarta Timur sampai mereka bebas murni.

Sementara itu, Rey Utami yang juga terlibat dalam kasus pencemaran nama baik terkait video ikan asin telah bebas lebih dulu pada 8 November 2020.

Baca juga: Rey Utami Ingin Perbaiki Rumah Tangganya dengan Pablo Benua

Pablo Benua, Rey Utami, dan Galih Ginanjar sebelumnya diputuskan bersalah terkait kasus pencemaran nama baik.

Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan menjatuhkan vonis 1 tahun 4 bulan penjara untuk Rey Utami.

Sementara Pablo Benua dijatuh vonis 1 tahun 8 bulan penjara. Sedangkan terhadap Galih Ginanjar dihukum 2 tahun 4 bulan kurungan penjara.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X