Pernah Jadi Jurnalis Majalah Playboy, Soleh Solihun Dapat Penghargaan Adiwarta

Kompas.com - 29/10/2020, 16:45 WIB
Komedian Soleh Solihun disela wawancara promo film Mau Jadi Apa di kantor redaksi Kompas.com, Jakarta, Rabu (22/11/2017). KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOKomedian Soleh Solihun disela wawancara promo film Mau Jadi Apa di kantor redaksi Kompas.com, Jakarta, Rabu (22/11/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Komika Soleh Solihun mengungkap fakta menarik, bahwa selain di Rolling Stone, ia juga pernah bekerja di Majalah Playboy.

Bahkan pada saat bersamaan, Soleh waktu itu berhasil mendapatkan penghargaan Adiwarta pada 2006 .

Meski pada awal kemunculannya terdapat pro dan kontra terhadap Majalah Playboy, setidaknya dengan penghargaan Adiwarta yang didapatkan Soleh membuktikan tulisannya sebagai produk jurnalistik.

Baca juga: Soleh Solihun Tak Pernah Berencana Jadi Stand Up Comedian

Tak hanya itu, Playboy juga waktu itu sudah mengantongi izin penerbitan dari Dewan Pers Indonesia sebagai sebuah media massa.

"Ini lho tulisan orang dari majalah Playboy mendapatkan penghargaan dari bidang jurnalistik. Berarti sudah enggak bisa lagi diperdebatkan Playboy majalah jurnalistik atau enggak karena terbukti, salah satu tulisan mendapat penghargaan," kata Soleh Solihun dalam acara Beginu Kompas TV, Rabu (28/10/2020).

Hal lain yang dibanggakan Soleh karena Effendi Gazali termasuk dari Dewan Pers Indonesia yang menyangsikan Playboy sebagai sebuah media massa.

Baca juga: Soleh Solihun Bangga Pernah Meraih Penghargaan Anugerah Adiwarta

"Dan yang lebih membanggakan ketua jurinya Effendi Gazali. Effendi Gazali, Playboy awal muncul, dia salah satu yang bilang Playboy itu bukan karya jurnalistik. Jadi dia ketika memenangkan tulisan dari Playboy dia jadi kayak terkena ucapan sendiri," tutur Soleh.

"Walaupun waktu itu enggak bilang yang menang dari media mana, cuma ngasih artikel tanpa penulis. Dia tuh baru tahu Playboy pas di podium dan tulisan gue yang masuk," sambung Soleh.

Baca juga: Cara Pikir Andhika Pratama Berubah Setelah Bertemu Soleh Solihun

Namun, eksistensi majalah Playboy tak bertahan lama di Indonesia.

Soleh akhirnya beralih profesi menjadi seorang penyiar, komika, dan pembawa acara.


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X