Astrid Tiar Tak Setuju dengan Sekolah Daring

Kompas.com - 12/10/2020, 11:47 WIB
Aktris dan presenter Astrid Tiar pada peluncuran rangkaian SoKlin Experience Sakura di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (28/2/2019). KOMPAS.com/Nabilla TashandraAktris dan presenter Astrid Tiar pada peluncuran rangkaian SoKlin Experience Sakura di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (28/2/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran Astrid Tiar mengaku tak setuju dengan sistem sekolah daring yang diterapkan pemerintah di masa pandemi Covid-19.

Tapi ibu dua anak ini tak bisa menampik jika sekolah daring adalah satu-satunya cara agar anak-anak tetap mengenyam pendidikan selama di rumah.

Baca juga: Anak Astrid Tiar Ternyata Fans Berat Via Vallen sampai Rela Potong Poni

"Sejujurnya dari lubuk hati terdalam tidak setuju ya tapi mau gimana lagi keadaan seperti ini ya enggak mungkin ke sekolah juga," kata Astrid Tiar dalam acara Deddy's Corner Trans TV, Senin (12/10/2020).

Deddy Corbuzier selaku pembawa acara lalu menyanggah argumen Astrid Tiar dengan saran agar anak-anak tetap diberikan pelajaran skill dari orangtuanya selama masa pandemi.

Tak hanya itu saja, Deddy Corbuzier juga menilai anak-anak seharusnya bisa diberikan cuti dari sekolah karena sekolah daring tidak efektif.

Baca juga: Natal Kian Dekat Astrid Tiar Siapkan Kalkun sebagai Menu Tahunan

Namun, Astrid Tiar menilai langkah tersebut juga akan sangat sulit diterapkan mengingat beberapa sekolah sudah mewajibkan orangtua asuh untuk membayar selama jangka waktu tertentu.

"Gimana mau bisa cuti karena sekarang zaman di mana kita masuk ke sekolah di tahun pelajaran baru harus lunas seperti 6 bulan ke depan gitu, lho," ucap Astrid Tiar.

Sebagai informasi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyatakan tahun ajaran baru 2020/2021 tetap dimulai pada tanggal 13 Juli 2020.

Baca juga: Astrid Tiar Temani Anak Belajar: Maaf Ya Kak, Mama Enggak Punya Genset

Metode dan media pelaksanaan proses belajar mengajar dilakukan dengan Pembelajaran Jarak Jauh yang dibagi ke dalam dua pendekatan, yakni pembelajaran jarak jauh dalam jaringan (daring) dan luar jaringan (luring).


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X